Kendari, kendarikota.go.id – Wali Kota Kendari dr.Hj. Siska Karina Imran, SKM., menyerahkan hadiah pada para pemenang lomba video konten literasi dan resensi buku, dalam upacara peringatan hari Kesaktian Pancasila di lapangan upacara Balai Kota Kendari, Kamis (1/10/2026).

Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Kendari Rukmana mengatakan, lomba video konten diikuti peserta dari berbagai latar belakang. Penghargaan diberikan kepada tiga pemenang utama serta tujuh peserta kategori favorit.

Juara pertama diraih Muhammad Adil Purwoko dengan nilai 256. Posisi kedua ditempati Atia Riska Purnama dengan nilai 228, sementara Muh. Raflianggi Titant Suhariadi meraih juara ketiga dengan nilai 226.

Untuk kategori favorit, penghargaan diberikan kepada Sri Rahayu Adiningsih, Wildan Jamili Sujatmiko, Nabilah Reghina Adhani Adius, Mita Ayu Wulandari, Bayu Kusuma Hidayat, Rachmat Ramadhan Abdullah dan Miftah Risandy.

Sementara itu, Lomba Resensi Buku Berbasis Koleksi Perpustakaan dibagi dalam kategori SMP/sederajat dan SMA/sederajat.

Pada kategori SMP/sederajat, juara pertama diraih Muhammad Kenzieotto dari SMAN 1 Kendari dengan nilai 179,83. Juara kedua Enesya Salim dari MAN 1 Kendari dengan nilai 178,31, dan juara ketiga Adinda Nur Dafina Syahid dari MAN 1 Kendari dengan nilai 177,79.

Untuk kategori SMA/sederajat, juara pertama diraih Kayla Kisyan dari SMPN 9 Kendari dengan nilai 176,48. Juara kedua Zainina Azkia Fauziyah dari MTs Al Wahdah Islamiyah dengan nilai 174,28, dan juara ketiga Ibnaty Fairuz Khalisya Tato dari SMPN 4 Kendari dengan nilai 173,63.
Rukmana mengatakan, kegiatan tersebut tidak hanya ditujukan untuk memberikan apresiasi kepada peserta yang berhasil meraih juara. Lebih dari itu, lomba menjadi ruang bagi generasi muda untuk membangun keberanian, kreativitas dan kemampuan menghasilkan karya.
“Hari ini penyerahan hadiah beserta uang pembinaan kepada peserta lomba. Yang pertama video konten, juara satu sampai tiga dan favorit sebanyak tujuh orang. Kemudian ada lomba resensi buku tingkat SMP dan SMA, masing-masing juara satu, dua dan tiga,” kata Rukmana.
Ia memastikan kegiatan serupa akan kembali dilaksanakan pada 2027. Peserta yang belum berhasil meraih juara tahun ini diharapkan menjadikan pengalaman tersebut sebagai motivasi untuk mengikuti kompetisi berikutnya.
“Insyaallah di tahun 2027 program ini masih ada. Jadi mulai dari sekarang teman-teman yang telah mengikuti lomba namun belum berhasil bisa bersaing di lomba berikutnya,” ujarnya.
Menurut Rukmana, lomba video konten juga menjadi bagian dari upaya memperluas promosi berbagai program Pemerintah Kota Kendari. Konten kreatif yang dihasilkan generasi muda diharapkan dapat menjadi media informasi yang lebih dekat dengan masyarakat.
Perpusip Kota Kendari juga memiliki media online yang dimanfaatkan untuk menyebarluaskan informasi mengenai kegiatan perpustakaan maupun berbagai program pemerintah. Karena itu, Rukmana mengajak para peserta dan pemenang lomba untuk terus berkarya serta ikut mempublikasikan kegiatan positif yang dilaksanakan Perpusip Kota Kendari.
“Jangan lupa untuk meng-upload apa yang menjadi program dari kami Perpusip untuk dipublikasikan,” pesannya.
Rukmana menegaskan, transformasi perpustakaan merupakan bagian dari perkembangan kebutuhan masyarakat. Perpustakaan tidak lagi hanya identik dengan aktivitas membaca dan meminjam buku, tetapi telah berkembang menjadi ruang literasi yang lebih inklusif. Berbagai bentuk literasi, termasuk literasi keuangan serta kegiatan yang mendukung kebutuhan dan kreativitas masyarakat, dapat dikembangkan melalui perpustakaan.
Melalui lomba video konten dan resensi buku, Perpusip Kota Kendari terus membuka ruang bagi generasi muda untuk mengembangkan kreativitas sekaligus memperkuat budaya literasi di tengah perkembangan teknologi informasi.








