Kendari, kendarikota.go.id – Wali Kota Kendari dr.Hj.Siska Karina Imran.SKM membuka Training Raya Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) cabang Kendari yang dirangkaikan dengan intermediate Training (LK II) dan latihan khusus Kohati (LKK). Kegiatan ini dilaksanakan di aula Samaturu Balai Kota Kendari, Kamis (29/10/2026).

Training raya ini merupakan agenda besar HMI cabang Kendari yang bertujuan untuk meningkatkan kualitas dan kapasitas kader secara intelektual, spritual dan emosional dalam rangka mencetak pemimpin yang berintegritas.

Dalam sambutanya, Wali Kota Kendari dr.Hj.Siska Karina Imran menyampaikan apresiasi dan dukungan penuh Pemerintah Kota Kendari terhadap pelaksanaan training raya HMI sebagai bentuk komitmen pemerintah dalam mendukung pembinaan generasi muda dan organisasi kemahasiswaan.

Menurutnya HMI sebagai salah satu organisasi mahasiswa tertua dan terbesar di Indonesia memiliki peran yang sangat strategis dalam perjalanan sejarah bangsa serta telah banyak melahirkan tokoh-tokoh pemimpin nasional.

“Atas nama Pemerintah Kota Kendari, kami sangat bangga dan mengapresiasi kegiatan ini HMI adalah organisasi kader yang telah terbukti melahirkan banyak pemimpin bangsa. Kami berharap dari training raya ini lahir kader-kader yang cerdas berintegrasi dan memiliki kepedulian tinggi terhadap umat dan bangsa,” ujarnya.
Wali kota juga menekankan pentingnya peran mahasiswa dalam pembangunan daerah. Menurutnya, pembangunan Kota Kendari tidak dapat hanya mengandalkan pemerintah, tetapi membutuhkan kolaborasi dan partisipasi aktif dari seluruh elemen masyarakat termasuk mahasiswa.
Wali Kota Siska mengajak seluruh kader HMI untuk terus memberikan ide, gagasan dan kritikan yang konstruktif bagi kemajuan Kota Kendari serta menjadi mitra strategis pemerintah dalam mengawal berbagai program pembangunan.
Secara khusus kepada korps HMI wati (KOHATI) Wali Kota Kendari memberikan motivasi agar KOHATI terus menjadi garda terdepan dalam pemberdayaan perempuan.
Wali Kota Kendari berharap KOHATI mampu menunjukkan bahwa perempuan juga memiliki kemampuan untuk menjadi pemimpin intelektual dan berdaya saing serta berkontribusi aktif dalam pembangunan.








