Kendarikota.go.id – Wakil Gubernur Sulawesi Tenggara Lukman Abunawas membuka sosialisasi Rencana Aksi Nasional Percepatan Penurunan Angka Stunting Indonesia (RAN PASTI) tahun 2021-2024 Provinsi Sulawesi Tenggara di salah satu hotel di Kota Kendari, Jumat (25/3/2022).
Dalam sambutannya Wakil Gubernur Sulawesi Tenggara Lukman Abunawas mengatakan, program ini adalah program yang harus kita sukseskan secara bersama-sama.
“Mudah-mudahan program percepatan penurunan angka stunting Indonesia di Provinsi Sulawesi Tenggara bisa dilaksanakan dengan sebaik-baiknya,” ujarnya.

Dia mengungkapkan, secara nasional angka stunting di Indonesia cukup tinggi mencapai 27,5%.
“Ini tentunya merupakan tugas kita bersama sebagai semua jajaran pemerintah daerah tingkat provinsi maupun kabupaten/kota,” tambahnya.
Sementara itu Wali Kota Kendari Sulkarnain Kadir mengatakan, angka stunting di Kota Kendari mencapai angka 24%, dan akan diturunkan menjadi 20% di tahun 2022 dan di tahun 2023 di targetkan akan turun sampai 15,0%.
“Walaupun dinyatakan terendah dalam provinsi Sulawesi Tenggara tapi kita tidak boleh berhenti sampai disini, kami akan terus menerima bimbingan dan support dari pemerintah provinsi,” ujarnya.
Dalam kegiatan ini juga dihadiri Bupati Muna, Wakil Bupati Buton, Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Sulawesi Tenggara, Ketua Tim Penggerak PKK Kota Kendari dan Kepala Bappeda Kota Kendari.

