Selasa, September 1, 2026
Kendarikota.go.id
  • Beranda
  • Berita
  • Pemerintahan
  • Penghargaan
  • Smart City
  • Event
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Berita
  • Pemerintahan
  • Penghargaan
  • Smart City
  • Event
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Kendarikota.go.id
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Berita
  • Pemerintahan
  • Penghargaan
  • Smart City
  • Event
  • Foto
  • Video

Evaluasi TPID: Tinjauan dan Indeks Perkembangan Harga Minggu Kedua Januari 2025

by
13 Januari 2025
in Berita
0
Evaluasi TPID: Tinjauan dan Indeks Perkembangan Harga Minggu Kedua Januari 2025
314
SHARES
827
VIEWS

Kendari, kendarikota.go.id – Pj Sekda Kota Kendari dr. Sukirman bersama Asisten II Setda Kota Kendari Jahudding mengikuti Rakor Pengendalian Inflasi, minggu kedua Januari 2025. Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) kembali melakukan rapat koordinasi untuk membahas perkembangan harga sejumlah komoditas penting di pasar, dengan fokus utama pada stabilitas harga dan pemantauan inflasi di ruang command center, kantor Balai Kota Kendari, Senin (13/01/2025)

Memasuki minggu kedua Januari 2025, dinamika harga barang kebutuhan pokok di pasar kembali menjadi perhatian utama. Berdasarkan tinjauan harga yang dilakukan oleh instansi terkait, beberapa komoditas menunjukkan fluktuasi yang cukup signifikan, sementara sebagian besar barang lainnya masih berada dalam rentang harga yang stabil. Penurunan harga barang-barang tertentu memberikan angin segar bagi konsumen, meskipun tantangan terhadap pengendalian harga tetap perlu mendapat perhatian lebih serius.

Berdasarkan data yang disampaikan dalam rakor, indeks perkembangan harga menunjukkan adanya sejumlah fluktuasi pada harga komoditas pokok di pasar. Komoditas yang mengalami kenaikan harga signifikan pada periode ini antara lain cabai, bawang merah, dan daging ayam.

Kenaikan harga tersebut berpotensi mempengaruhi daya beli masyarakat, terutama di tengah upaya pemerintah untuk menjaga inflasi tetap terkendali. Kenaikan harga komoditas ini didorong oleh faktor cuaca ekstrem yang menyebabkan gangguan pada pasokan serta meningkatnya biaya distribusi.

Di sisi lain, sejumlah komoditas lain seperti beras, minyak goreng, dan telur cenderung stabil atau bahkan mengalami penurunan harga, meskipun secara keseluruhan dampaknya terhadap indeks harga konsumen belum dapat sepenuhnya menutupi lonjakan harga pada komoditas-komoditas tertentu. Stabilitas harga pangan menjadi salah satu fokus utama TPID dalam upaya menjaga inflasi tetap terkendali di tengah dinamika ekonomi yang fluktuatif.

TPID juga mencatatkan beberapa keberhasilan dalam pemantauan dan pengendalian harga barang kebutuhan pokok melalui sinergi antara pemerintah daerah, Bulog, serta distributor barang. Koordinasi yang lebih intensif antara berbagai pihak ini dinilai efektif dalam mencegah lonjakan harga yang tidak terkendali di pasar. Selain itu, peningkatan jaringan distribusi dan pemanfaatan teknologi dalam pemantauan harga barang juga diakui memberikan dampak positif dalam pengendalian inflasi.

Namun demikian, beberapa tantangan tetap menjadi perhatian. Salah satunya adalah ketergantungan daerah terhadap pasokan komoditas dari luar daerah yang rentan terhadap gangguan pada musim panen atau cuaca buruk. Hal ini, menurut sejumlah pihak yang hadir dalam rakor, memerlukan langkah-langkah mitigasi yang lebih matang, termasuk penyediaan cadangan pangan di tingkat lokal dan upaya diversifikasi sumber pasokan.

Dalam rakor tersebut juga dibahas mengenai perlunya peningkatan peran pasar-pasar tradisional dalam menjaga kestabilan harga. Pasar tradisional, meskipun sering kali dianggap kurang efisien, ternyata memiliki peran penting dalam menjaga harga tetap terjangkau bagi masyarakat kalangan bawah. Peningkatan kualitas infrastruktur pasar dan sistem distribusinya diharapkan dapat mengurangi lonjakan harga akibat penyimpangan rantai pasokan yang tidak terkendali.

Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa Pudji Ismartini, menegaskan pentingnya upaya untuk memperkuat pengawasan dan evaluasi berkala terhadap pelaksanaan kebijakan pengendalian inflasi yang ada.

“Evaluasi ini bertujuan untuk memastikan bahwa kebijakan yang diterapkan benar-benar efektif dalam mengatasi fluktuasi harga yang merugikan masyarakat,” ungkapnya.

Oleh karena itu, keberlanjutan koordinasi antara TPID dan instansi terkait menjadi kunci utama dalam upaya pengendalian inflasi yang berkelanjutan.

Pemerintah daerah, melalui rakor ini, diharapkan dapat mengambil langkah-langkah konkret dalam menghadapi tantangan di sektor pangan dan distribusi, dengan tetap menjaga keseimbangan antara pengendalian harga dan kebutuhan masyarakat akan akses pangan yang terjangkau. Ke depan, TPID diharapkan dapat semakin adaptif dalam merespons dinamika pasar yang terus berkembang, serta mampu mengantisipasi faktor-faktor eksternal yang dapat mempengaruhi kestabilan harga.

Secara keseluruhan, rakor TPID minggu kedua Januari 2025 menunjukkan adanya komitmen yang kuat dari berbagai pihak untuk mengendalikan inflasi dan menjaga stabilitas harga barang kebutuhan pokok di seluruh wilayah. Sinergi yang terjalin dengan baik antara pemerintah pusat dan daerah, serta sektor swasta, menjadi modal utama dalam menjaga daya beli masyarakat di tengah ketidakpastian ekonomi global yang semakin kompleks.

Share126Send
Previous Post

Pemkot Kendari Sosialisasikan Pembayaran Retribusi Sampah Berbasis QRIS melalui Aplikasi Sirida

Next Post

Pejabat Pemkot Kendari Tandatangani Perjanjian Kinerja

Related Posts

Perubahan KUA-PPAS 2026 Disepakati, APBD Kendari Diarahkan Perkuat Layanan Publik dan Infrastruktur
Berita

Perubahan KUA-PPAS 2026 Disepakati, APBD Kendari Diarahkan Perkuat Layanan Publik dan Infrastruktur

31 Agustus 2026
824
Pemkot Kendari Dukung Pemeriksaan BPK, Jadi Momentum Perkuat Tata Kelola dan Pelayanan RSUD
Berita

Pemkot Kendari Dukung Pemeriksaan BPK, Jadi Momentum Perkuat Tata Kelola dan Pelayanan RSUD

31 Agustus 2026
856
Sekda Kendari: Camat dan Lurah Jangan Asal Berpakaian, Atribut Wajib Lengkap
Berita

Sekda Kendari: Camat dan Lurah Jangan Asal Berpakaian, Atribut Wajib Lengkap

31 Agustus 2026
940
Next Post
Pejabat Pemkot Kendari Tandatangani Perjanjian Kinerja

Pejabat Pemkot Kendari Tandatangani Perjanjian Kinerja

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Perubahan KUA-PPAS 2026 Disepakati, APBD Kendari Diarahkan Perkuat Layanan Publik dan Infrastruktur

Perubahan KUA-PPAS 2026 Disepakati, APBD Kendari Diarahkan Perkuat Layanan Publik dan Infrastruktur

31 Agustus 2026
Pemkot Kendari Dukung Pemeriksaan BPK, Jadi Momentum Perkuat Tata Kelola dan Pelayanan RSUD

Pemkot Kendari Dukung Pemeriksaan BPK, Jadi Momentum Perkuat Tata Kelola dan Pelayanan RSUD

31 Agustus 2026
Sekda Kendari: Camat dan Lurah Jangan Asal Berpakaian, Atribut Wajib Lengkap

Sekda Kendari: Camat dan Lurah Jangan Asal Berpakaian, Atribut Wajib Lengkap

31 Agustus 2026

Terpopuler

  • Pemkot Kendari Ajak Asosiasi Pengembang Perumahan Lengkapi PSU

    Definisi Gratifikasi Dan Dasar Hukumnya

    8652 shares
    Share 3461 Tweet 2163
  • Serentak, Dinkes Kota Kendari Bakal Gelar Vaksinasi Covid-19 Dosis ke Dua

    4560 shares
    Share 1824 Tweet 1140
  • Pengumuman : Seleksi Pengadaan CPNS lingkup Pemerintah Kota Kendari tahun 2024

    3860 shares
    Share 1544 Tweet 965
  • Wali Kota Kendari Lantik Ratusan Pejabat, Camat Lurah dan Kepala Sekolah

    3387 shares
    Share 1355 Tweet 847
  • Sah! Ini 35 Anggota DPRD Kota Kendari Periode 2019-2024

    3144 shares
    Share 1258 Tweet 786




Kendarikota.go.id

Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Kendari © 2021

Navigate Site

  • About
  • Privacy & Policy
  • Contact Us

Follow Us

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Berita
  • Pemerintahan
  • Penghargaan
  • Smart City
  • Event
  • Foto
  • Video

Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Kendari © 2021