Kendari, kendarikota.go.id – Asisten I Sekretariat Daerah Kota Kendari menghadiri kegiatan Talk Show Pencegahan Penyalahgunaan Narkoba dan Penguatan Karakter Generasi Muda Menuju Indonesia Emas yang digelar di Aula Kantor Dinas Pendidikan Provinsi Sulawesi Tenggara, Rabu (21/01/2026).
Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kesadaran remaja dan pelajar terhadap bahaya penyalahgunaan narkoba, sekaligus memperkuat karakter generasi muda sebagai aset penting pembangunan bangsa di masa depan.
Talk show tersebut diikuti sekitar 80 peserta yang terdiri dari pelajar tingkat SMP dan SMA se-Kota Kendari. Para peserta tampak antusias mengikuti rangkaian kegiatan yang dikemas secara edukatif dan interaktif, mulai dari pemaparan materi hingga dialog terbuka bersama narasumber.
Ketua Panitia, Dr. Hj. Andi Intang, D.M.Hi., dalam laporannya menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi salah satu program prioritas sebagai bentuk kepedulian terhadap generasi muda yang tengah berada pada fase pembentukan karakter dan jati diri.


Ia menekankan pentingnya pendampingan serta edukasi berkelanjutan bagi remaja, baik melalui lembaga pendidikan formal maupun kegiatan pembinaan di tengah masyarakat. Menurutnya, upaya pencegahan harus dilakukan secara konsisten agar generasi muda memiliki ketahanan diri terhadap pengaruh negatif lingkungan.
Andi Intang juga mengungkapkan bahwa remaja di Sulawesi Tenggara, khususnya dari kalangan perempuan, merupakan kelompok yang perlu mendapatkan perhatian serius dalam upaya pencegahan penyalahgunaan narkoba.
Kegiatan ini diselenggarakan oleh Komisi PRK (Perempuan, Remaja, dan Keluarga) Majelis Ulama Indonesia (MUI) Sulawesi Tenggara sebagai wujud kepedulian terhadap masa depan generasi muda.
Sementara itu, Ketua Umum MUI Sulawesi Tenggara, Drs. KH. Mursyidin, M.Hi., dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Ia menilai talk show ini sangat strategis dalam memberikan pemahaman sejak dini kepada remaja tentang dampak buruk narkoba, sekaligus pentingnya membangun karakter yang kuat dan berakhlak mulia.
Menurutnya, sinergi antara pemerintah, lembaga keagamaan, aparat penegak hukum, dan dunia pendidikan menjadi kunci dalam melindungi generasi muda dari ancaman penyalahgunaan narkoba.
Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Kota Kendari, Adriana Musarudin, juga menyampaikan dukungan penuh Pemerintah Kota Kendari terhadap berbagai program pencegahan narkoba yang menyasar pelajar dan remaja.
Ia berharap kegiatan seperti ini dapat melahirkan generasi muda yang berani berkata tidak terhadap narkoba, serta mampu menjadi agen perubahan di lingkungan sekolah maupun masyarakat.
Talk show ditutup dengan sesi diskusi dan tanya jawab yang berlangsung aktif. Para peserta diberikan kesempatan menyampaikan pertanyaan, pandangan, dan pengalaman terkait isu narkoba.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Sulawesi Tenggara, Direktorat Reserse Narkoba Polda Sultra, Badan Narkotika Nasional, Kantor Wilayah Kementerian Agama, serta perwakilan siswa dan siswi se-Kota Kendari.












