Kendari, kendarikota.go.id – Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Kendari, Amir Hasan, memimpin rapat arahan terkait rencana penertiban dan pemusnahan bangkai kapal di kawasan Teluk Kendari. Rapat berlangsung di Ruang Rapat Sekda Kantor Balai Kota Kendari, Kamis (22/1/2026), sebagai tindak lanjut arahan pimpinan daerah dalam menjaga kebersihan, keselamatan, dan estetika wilayah pesisir.
Dalam rapat tersebut, Sekda Amir Hasan menyampaikan bahwa berdasarkan hasil identifikasi awal, terdapat sekitar 23 bangkai kapal yang tersebar di sepanjang Teluk Kendari. Keberadaan bangkai kapal tersebut dinilai mengganggu aktivitas pelayaran, merusak ekosistem laut, serta mencemari lingkungan perairan.
“Pentingnya langkah penanganan yang terkoordinasi dan terukur, mulai dari pendataan kepemilikan kapal, kondisi fisik kapal, hingga penentuan metode pemusnahan atau pemindahan yang sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan, seluruh proses dilakukan secara hati-hati dan berbasis data yang valid,” ujarnya.


Rapat ini turut dihadiri oleh Asisten I Setda Kota Kendari, Kepala Dinas Perikanan, Kepala Bagian Pemerintahan, Kepala Bagian Hukum, serta para camat yang wilayahnya berbatasan langsung dengan Teluk Kendari, yakni Camat Kendari, Kendari Barat, Nambo, Abeli, dan Poasia. Kehadiran lintas perangkat daerah ini dimaksudkan untuk memperkuat sinergi dalam pelaksanaan penertiban.
Dalam arahannya, Sekda juga meminta peran aktif para camat untuk berkoordinasi dengan masyarakat setempat, khususnya pemilik kapal, guna memastikan proses penertiban berjalan persuasif dan menghindari potensi konflik sosial. Selain itu, pendekatan komunikasi yang baik dinilai penting agar masyarakat memahami tujuan penertiban demi kepentingan bersama.
“Hasil rapat ini akan ditindaklanjuti dengan rapat teknis lanjutan, termasuk penyiapan dasar hukum, skema pembiayaan, serta dukungan teknis di lapangan. Pemerintah Kota Kendari berkomitmen agar penanganan bangkai kapal dilakukan secara bertahap namun tuntas,“ tambahnya.
Melalui rapat ini, Pemerintah Kota Kendari berharap penertiban bangkai kapal di Teluk Kendari dapat segera direalisasikan, sehingga kawasan teluk menjadi lebih tertata, aman, dan mendukung pengembangan sektor kelautan, perikanan, serta pariwisata Kota Kendari ke depan.













