Kendari, kendarikota.go.id – Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan, Sumber Daya Manusia, dan Kerja Sama Sekretariat Daerah Kota Kendari, Sudirham, S.Pd., M.Ed., menghadiri prosesi Wisuda Universitas Halu Oleo (UHO) yang digelar di Auditorium Mokodompit, Selasa (3/2/2026).
Prosesi wisuda tersebut merupakan wisuda perdana Universitas Halu Oleo pada Tahun 2026 dan dipimpin langsung oleh Pelaksana Tugas (Plt.) Rektor UHO, Dr. Herman, S.H., LL.M. Sebanyak 767 wisudawan dan wisudawati dari berbagai jenjang pendidikan, mulai dari Program Diploma, Sarjana, Magister, hingga Doktor, resmi dikukuhkan dalam kegiatan tersebut.
Dalam sambutannya, Plt. Rektor UHO, Dr. Herman, menekankan pentingnya peran alumni dalam menjawab tantangan zaman. Ia berpesan agar lulusan tidak hanya berfokus pada pencapaian akademik melalui ijazah formal, tetapi juga terus mengembangkan keterampilan lunak (soft skills) serta menjaga integritas moral.

Rektor menegaskan bahwa 767 lulusan yang dikukuhkan memiliki tanggung jawab besar untuk membawa perubahan positif di tengah masyarakat. Menurutnya, lulusan UHO diharapkan mampu menjadi agen perubahan yang adaptif, inovatif, dan berkontribusi nyata di berbagai sektor.
“Jadilah duta kampus yang solutif dan mampu menjaga nama baik almamater di mana pun kalian mengabdi,” pesan Plt. Rektor UHO kepada para wisudawan dan wisudawati.
Mewakili Pemerintah Daerah, Sudirham menyampaikan apresiasi kepada jajaran rektorat dan civitas akademika UHO yang secara konsisten mencetak sumber daya manusia unggul. Ia menilai ratusan lulusan yang dihasilkan merupakan aset berharga bagi pembangunan daerah, khususnya dalam menghadapi dinamika dan tantangan pembangunan di masa mendatang.
Sudirham berharap sinergi antara dunia akademik dan birokrasi dapat terus diperkuat guna mendorong lahirnya inovasi yang berbasis pada potensi lokal. Ia juga menekankan pentingnya peran lulusan perguruan tinggi dalam mendukung pembangunan berkelanjutan.
“Pemerintah daerah menitipkan harapan agar para wisudawan mampu menciptakan peluang kerja baru melalui semangat kewirausahaan. Tantangan Tahun 2026 menuntut kemandirian dan kreativitas yang tinggi,” ujarnya.
Lebih lanjut, Pemerintah Kota Kendari berkomitmen untuk terus membuka ruang kolaborasi bagi para lulusan perguruan tinggi agar dapat berkontribusi secara nyata dalam berbagai program pembangunan strategis demi kemajuan daerah dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.












