Kendari, kendarikota.go.id – Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Kendari bersama Kepala Dinas Perdagangan, Koperasi, dan UMKM Kota Kendari menerima mahasiswa yang menggelar aksi demonstrasi terkait kebijakan penjualan Bahan Bakar Minyak (BBM) subsidi secara eceran, Kamis (5/11/2026).

Dalam aksi tersebut, mahasiswa menyampaikan penolakan terhadap pemberhentian penjualan BBM subsidi secara eceran. Mereka menilai keberadaan penjual BBM eceran masih dibutuhkan masyarakat, khususnya warga yang memiliki keterbatasan akses untuk mendapatkan BBM langsung di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU).

Mahasiswa berharap pemerintah dapat memberikan kebijakan yang memungkinkan penjualan BBM eceran tetap berjalan, dengan tetap memperhatikan pengaturan harga agar tidak memberatkan masyarakat maupun merugikan para pedagang.


Menanggapi aspirasi tersebut, Sekda Kota Kendari Amir Hasan menyampaikan bahwa pemerintah terbuka terhadap masukan yang disampaikan mahasiswa. Menurutnya, persoalan penjualan BBM subsidi eceran perlu dibahas secara bersama agar menghasilkan solusi yang mempertimbangkan kepentingan masyarakat.

“Pada prinsipnya, kami menerima dan menghargai aspirasi yang disampaikan oleh teman-teman mahasiswa. Persoalan ini perlu dicarikan solusi bersama. Kita tentu ingin kebijakan yang diambil tidak menyulitkan masyarakat, tetapi penjualan BBM juga harus tetap memperhatikan ketentuan dan aturan yang berlaku,” ujar Sekda Kota Kendari.
Sekda juga menekankan pentingnya pembahasan mengenai kebijakan harga agar aktivitas penjualan BBM eceran tidak menimbulkan persoalan di tengah masyarakat.
Pemerintah Kota Kendari melalui perangkat daerah terkait akan memperhatikan aspirasi yang disampaikan sebagai bahan pembahasan lebih lanjut. Diharapkan, melalui komunikasi dan koordinasi antara pemerintah dan masyarakat, dapat ditemukan solusi yang tepat terkait penataan penjualan BBM subsidi secara eceran.
Pertemuan ini menjadi bentuk keterbukaan Pemerintah Kota Kendari dalam menerima aspirasi masyarakat serta membuka ruang dialog untuk mencari solusi atas persoalan yang berkembang di tengah masyarakat.







