Kendari, kendarikota.go.id – Pemerintah Kota Kendari bersama Anggota Komisi VI DPR RI menyalurkan Bantuan Pangan Komoditas Beras untuk alokasi bulan Juli, Agustus, dan September. Penyaluran berlangsung di Kantor Kelurahan Baruga, Kamis (10/9/2026).

Asisten II Setda Kota Kendari, Ir. Nismawati, menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkolaborasi dalam menyukseskan program bantuan pangan tersebut. Menurutnya, bantuan ini merupakan bentuk perhatian pemerintah dalam memastikan kebutuhan pangan masyarakat tetap terpenuhi.

Ia menjelaskan, bantuan pangan memiliki arti penting, terutama bagi masyarakat dan keluarga yang membutuhkan. Di Kota Kendari, tercatat sebanyak 27.666 penerima bantuan pangan yang mendapatkan bantuan beras sebanyak 10 kilogram per bulan selama tiga bulan, yakni untuk alokasi Juli, Agustus, dan September.

“Di Kota Kendari terdapat 27.666 penerima bantuan pangan yang mendapatkan bantuan beras 10 kilogram per bulan selama tiga bulan untuk alokasi bulan Juli, Agustus dan September,” ujar Nismawati.

Nismawati berharap bantuan tersebut dapat dimanfaatkan sebaik mungkin oleh masyarakat penerima. Selain membantu memenuhi kebutuhan pangan pokok keluarga, bantuan ini diharapkan mampu meringankan beban pengeluaran rumah tangga di tengah kebutuhan hidup yang terus meningkat.

Sementara itu, Anggota Komisi VI DPR RI, Jaelani, menyampaikan harapannya agar penyaluran bantuan pangan ke depan dapat dilakukan dengan pendataan yang semakin akurat, sehingga bantuan benar-benar diterima oleh masyarakat yang membutuhkan.
“Mudah-mudahan ke depan alokasi bantuan pangan ini bisa lebih by data, tepat sasaran dan bermanfaat,” kata Jaelani.
Jaelani juga menyoroti persoalan pendataan penerima bantuan yang masih perlu diperbaiki. Berdasarkan informasi dari Dinas Sosial Kota Kendari, terdapat perbedaan antara jumlah masyarakat yang seharusnya menerima bantuan dengan jumlah penerima yang saat ini terdata.
“Ada beberapa problem tadi yang ditanyakan soal pendataan. Saya akan menyuarakan ini karena menurut Pak Kadis Sosial tadi seharusnya ada sekitar 32 ribu yang menerima, sementara yang menerima sekarang ini sekitar 27 ribu di Kota Kendari,” jelasnya.
Ia menegaskan akan menyampaikan persoalan tersebut agar pendataan penerima bantuan dapat terus dibenahi. Dengan data yang lebih akurat, program bantuan pangan diharapkan semakin tepat sasaran dan mampu memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat Kota Kendari.








