Kendari, kendarikota.go.id – Ustaz Syariful Mahya Lubis, Lc., M.A., mengajak Aparatur Sipil Negara (ASN) lingkup Pemerintah Kota Kendari untuk memperkuat iman dan takwa serta menjadikan nilai-nilai agama sebagai landasan dalam menjaga integritas dan menjalankan tugas pelayanan publik.

Pesan tersebut disampaikan dalam ceramah agama pada kegiatan Jumat Berakhlak bagi ASN lingkup Pemerintah Kota Kendari yang berlangsung di Aula Samaturu, Balai Kota Kendari, Jumat (23/10/2026).

Kegiatan Jumat Berakhlak menjadi salah satu momentum untuk memperkuat nilai-nilai spiritual dan akhlak ASN dalam menjalankan tugas pemerintahan. Melalui kegiatan ini, diharapkan dapat meningkatkan kesadaran akan pentingnya kejujuran, kedisiplinan, serta tanggung jawab dalam menjalankan amanah.

Dalam kegiatan tersebut, Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Kendari, Amir Hasan, S.T.P., S.H., M.Si., turut menyampaikan sambutan. Sekda menekankan bahwa peningkatan kompetensi dan profesionalisme ASN perlu berjalan seiring dengan penguatan moral dan spiritual.

Menurutnya, nilai-nilai dasar ASN BerAKHLAK, yang meliputi Berorientasi Pelayanan, Akuntabel, Kompeten, Harmonis, Loyal, Adaptif, dan Kolaboratif, perlu diterapkan secara konsisten dalam pelaksanaan tugas sehari-hari.

Penguatan iman dan takwa juga diharapkan menjadi landasan moral bagi ASN dalam menjaga amanah, menghindari penyimpangan, serta tidak menyalahgunakan kewenangan. Setiap aparatur dituntut untuk senantiasa menjunjung tinggi kejujuran dan tanggung jawab, baik dalam pengawasan maupun ketika menjalankan tugas secara mandiri.
Selain itu, ASN diharapkan mampu membangun hubungan kerja yang harmonis, mempererat silaturahmi, serta saling mengingatkan dalam kebaikan. Nilai-nilai tersebut menjadi bagian penting dalam menciptakan lingkungan kerja yang positif sekaligus mendukung peningkatan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
Melalui kegiatan Jumat Berakhlak, Pemerintah Kota Kendari terus mendorong penguatan karakter dan spiritualitas ASN agar sejalan dengan tuntutan profesionalisme birokrasi. Dengan demikian, aparatur diharapkan tidak hanya memiliki kompetensi dalam bekerja, tetapi juga menjunjung tinggi akhlak mulia, integritas, dan komitmen terhadap pelayanan publik.
Kegiatan ini diharapkan dapat memperkuat kesadaran ASN bahwa pengabdian kepada masyarakat tidak hanya menuntut kecakapan dalam bekerja, tetapi juga kejujuran, tanggung jawab, dan komitmen dalam menjaga amanah.








