Kendari, kendarikota.go.id – Pemerintah Kota Kendari berencana mengembangkan Kendari Offroad Adventure (KORXA) menjadi agenda berskala nasional pada 2027. Dukungan tersebut disiapkan melalui Dinas Pemuda dan Olahraga, termasuk pengalokasian anggaran agar kegiatan otomotif petualangan ini dapat berkembang lebih luas.

Komitmen itu disampaikan Wali Kota Kendari dr. Hj. Siska Karina Imran, SKM., saat membuka KORXA 2026 bertema “Track of Unity” di Kendari, Sabtu (31/10/2026).

Kegiatan yang berlangsung hingga Minggu (1/11/2026) tersebut tidak hanya menjadi ajang bagi pencinta olahraga offroad, tetapi juga mendorong promosi pariwisata, pemberdayaan UMKM, dan kegiatan sosial.

Wali Kota Siska menegaskan, Pemerintah Kota Kendari akan mendukung kegiatan komunitas otomotif yang memberikan manfaat bagi masyarakat. Wali kota berharap KORXA dapat berkembang dari kegiatan lintas daerah di Sulawesi menjadi ajang yang menarik peserta dari berbagai wilayah di Indonesia.

“InsyaAllah tahun depan kita akan menjadikan ini sebagai kegiatan besar berskala nasional, bukan hanya lintas Sulawesi. Kami akan memasukkannya dalam kegiatan Dinas Pemuda dan Olahraga Pemerintah Kota Kendari dan mengalokasikan anggarannya,” ujar Wali Kota Siska.

Menurutnya, penyelenggaraan KORXA memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat, terutama pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) serta sektor perbengkelan yang terlibat dalam persiapan kendaraan peserta.
Sebagai bentuk dukungan terhadap pelaku usaha, Wali Kota Siska juga menyampaikan program bantuan modal usaha dari Pemerintah Kota Kendari dengan skema pinjaman tanpa bunga dan tanpa agunan.
Wali Kota mengajak pelaku usaha bengkel yang membutuhkan tambahan modal untuk mengajukan permohonan melalui pemerintah kota sesuai mekanisme yang berlaku.
“Pemerintah memberikan kebijakan bantuan modal usaha tanpa bunga dan tanpa agunan. Jadi, bagi rekan-rekan yang bergerak di bidang perbengkelan dan membutuhkan modal, silakan mengajukan ke Pemerintah Kota Kendari. Pinjaman tersebut tetap harus dikembalikan, tetapi tanpa bunga,” jelasnya.
Ketua Indonesia Offroad Federation (IOF) Sulawesi Tenggara Wahyu Ade Putra Imran, mengatakan kegiatan offroad memiliki keterkaitan dengan berbagai sektor ekonomi masyarakat.
Menurutnya, aktivitas komunitas offroad turut menggerakkan bengkel-bengkel di Kendari karena peserta mempersiapkan kendaraan mereka jauh sebelum kegiatan berlangsung.
Wakil Bupati Konawe Selatan ini, juga menekankan peran IOF dalam kegiatan sosial, penanganan situasi kebencanaan, serta kolaborasi dengan pemerintah dan instansi terkait untuk mengeksplorasi potensi wisata alam Sulawesi Tenggara.
Sementara itu, Ketua Panitia KORXA 2026, Yusran Wahyudi, menjelaskan kegiatan tersebut digelar untuk memperingati Hari Sumpah Pemuda sekaligus menjadi wadah bagi pencinta otomotif dalam menyalurkan hobi dan menguji kemampuan menghadapi medan menantang.
Mengusung tema “Track of Unity”, KORXA dirancang sebagai ruang silaturahmi untuk mempererat persatuan komunitas offroad lintas daerah sekaligus memperkenalkan potensi wisata alam Kota Kendari.
Panitia mencatat sekitar 100 unit kendaraan offroad dengan kurang lebih 300 peserta ambil bagian dalam kegiatan ini. Mereka berasal dari sejumlah daerah, antara lain Sulawesi Tenggara, Takalar, Sidrap, Makassar, Mamasa, Luwu Timur, dan Palu.
“Kegiatan dibagi dalam tiga kategori, yakni ekstrem, 4×4 Winch Adventure, dan Overland. Panitia juga menyiapkan hadiah bagi peserta yang mampu menyelesaikan tantangan sesuai ketentuan waktu yang ditetapkan,” jelasnya.
Selain olahraga petualangan, KORXA 2026 turut menghadirkan pameran UMKM dan kegiatan bakti sosial. Panitia juga mengingatkan peserta agar menjaga kebersihan jalur, menghindari tindakan yang berpotensi memicu kebakaran, serta mengutamakan keselamatan selama kegiatan berlangsung.
Pemerintah Kota Kendari berharap KORXA dapat terus berkembang sebagai agenda olahraga otomotif yang memberikan manfaat ekonomi, memperkuat kebersamaan, dan mendukung promosi pariwisata daerah.








