Kendari, kendarikota.go.id – Pemerintah Kota Kendari melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan menggelar Sosialisasi Wajib Belajar 13 Tahun yang ditujukan bagi Bunda PAUD Kecamatan dan Kelurahan se-Kota Kendari. Kegiatan yang berlangsung di Hotel Azizah Syariah pada Kamis (30/4/2026) ini dibuka secara resmi oleh Asisten I Sekda Kota Kendari, Adriana Musaruddin, S.Sos., M.Si., mewakili Wali Kota Kendari.

Program Wajib Belajar 13 Tahun merupakan langkah strategis pemerintah pusat yang kini tengah diakselerasi di tingkat daerah untuk memastikan setiap anak mendapatkan akses pendidikan berkualitas, dimulai dari satu tahun di jenjang Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) hingga pendidikan menengah.

Dalam sambutan tertulis Wali Kota Kendari, yang dibacakan Asisten I, ditegaskan bahwa peran Bunda PAUD bukan sekadar simbol semata, melainkan penggerak nyata di tengah masyarakat. Program Wajib Belajar 13 Tahun adalah langkah strategis untuk menjamin hak pendidikan anak secara komprehensif.
”Bunda PAUD di tingkat kecamatan dan kelurahan harus menjadi penggerak utama dalam membangun kesadaran masyarakat. Pendidikan sejak usia dini hingga menengah adalah kebutuhan mendasar, bukan sebuah pilihan. Program ini dirancang untuk memastikan setiap anak di Kota Kendari mendapatkan fondasi karakter yang kuat sejak usia dini,” ujar Adriana saat membacakan sambutan tersebut.

Wali Kota menekankan bahwa keberhasilan program ini sangat bergantung pada peran aktif Bunda PAUD di tingkat kecamatan dan kelurahan. Para Bunda PAUD diharapkan mampu memahami secara menyeluruh konsep implementasi Wajib Belajar 13 Tahun. Dengan pemahaman yang matang sehingga dapat mengedukasi serta mengajak orang tua di wilayah masing-masing untuk mendukung program ini secara penuh.
”Kita berharap Wajib Belajar 13 Tahun ini menjadi gerakan bersama. Menjadi tanggung jawab kita untuk memastikan tidak ada anak di Kota Kendari yang tertinggal dalam meraih hak pendidikannya,” pungkasnya.
Menutup sambutannya, Wali Kota melalui Asisten I berharap agar sosialisasi ini melahirkan kesamaan persepsi dan langkah nyata. Dengan sinergi antara pemerintah dan para tokoh perempuan, Wajib Belajar 13 Tahun diharapkan mampu menjadi gerakan masif demi masa depan generasi muda dan menjadi komitmen nyata Pemerintah Kota Kendari dalam menyiapkan sumber daya manusia yang unggul demi kemajuan daerah yang lebih cerah.








