Kendarikota.go.id – Badan Kontak Majelis Taklim (BKMT) Kec. Wua-wua Sumbang donasi sampah anorganik kepada Organisasi TERAS, Minggu 28/02/21
Ketua BKMT Kecamatan Wua-Wua Hawaera mengatakan , pihaknya mengalami kewalahan dalam mengelola sampah anorganik sehingga perlu melakukan kerjasama dengan Lembaga Komunitas TERAS.
“Kami dari BKMT Kecamatan Wua-wua berinisiatif untuk menghimpun sampah-sampah anorganik yang selanjutnya kami donasikan ke organisasi TERAS agar dapat dikelola dan bisa bermanfaat,”ungkapnya
Lebih lanjut dia mengatakan, sampah anorganik ini dikumpulkan sepekan dari sampah-sampah anggota BKMT Sekecamatan Wua-wua Kemudian menyerahkanya kepada TERAS. Dia juga mengungkapkan, pihaknya nanti akan mencoba membuka layanan sama yang dilakukan oleh teras.

“Harapanya kedepan kita mengedukasi dulu Majelis Taklim terkait pengelolaan sampah anorganik ini, setelah itu jika mereka mau memulai dari rumah mereka saya kira ini baik sekali,”Tutupnya
Wali Kota Kendari H. Sulkarnain K, SE., ME sebelumnya telah menghimbau warga Kota Kendari untuk peduli pada sampah,hal ini di ungkapkan Wali Kota Saat memberi sambutan pada peringatan Hari Peduli Sampah Nasional (HPSN) tingkat Kota Kendari minggu 21/02/21.
Orang nomor satu di Kota Kendari ini mengatakan, pihaknya akan memformulasi ulang model penanganan sampah yang selama ini dengan TPS terbuka akan didorong penangananya secara mandiri dilingkungan masing-masing.
“Kedepan kita akan mencoba formulasi ulang model penanganan sampah kita yang selama ini dengan TPS terbuka kemungkinan kita akan dorong bagaimana penangananya secara mandiri dilingkungan masing-masing, sehingga bisa mengurangi beban sampah yang harus kita bawa di tempat pembuangan ahir kita dipuwatu,”Ungkap Wali Kota
Untuk diketahui TERAS adalah LSM/Organisasi dengan misi pengembangan pusat data sumber daya alam,mendorong program ekonomi bebasis konserpasi, dan pengelolaan sampah organik dan anorganik.
Organisasi teras ini berdiri sejak tahun 2007 dan untuk program donasi sampah berjalan sejak akhir tahun 2019 dan saat ini aktif megedukasi masyarakat dalam mengelola sampah organik dan anorganik.









