Selasa, September 1, 2026
Kendarikota.go.id
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Kendarikota.go.id
No Result
View All Result
  • Contact Us
  • home4
  • Privacy Policy
  • Selamat Datang

Puteri Indonesia Siap Kampanyekan PP TUNAS, Dukung Perlindungan Anak di Ruang Digital

by Kominfo_1
5 Juni 2026
in Berita
0
Puteri Indonesia Siap Kampanyekan PP TUNAS, Dukung Perlindungan Anak di Ruang Digital
306
SHARES
806
VIEWS

Jakarta, kendarikota.go.id – Dukungan terhadap upaya pemerintah dalam menciptakan ruang digital yang aman bagi anak-anak terus mengalir. Kali ini, dukungan datang dari Yayasan Puteri Indonesia bersama jajaran Puteri Indonesia 2026 yang menyatakan komitmennya untuk ikut mengampanyekan pentingnya perlindungan anak di internet melalui Peraturan Pemerintah tentang Tata Kelola Penyelenggaraan Sistem Elektronik dalam Perlindungan Anak (PP TUNAS).

Komitmen tersebut disampaikan dalam pertemuan antara Menteri Komunikasi dan Digital, Meutya Hafid, dengan enam Puteri Indonesia 2026 yang dipimpin Ketua Dewan Pembina Yayasan Puteri Indonesia, Putri Kus Wisnu Wardani, serta Ketua Umum Yayasan Puteri Indonesia, Wardiman Djojonegoro, di Jakarta, Kamis (4/6/2026).

Dalam pertemuan itu, Meutya menegaskan bahwa perlindungan anak di ruang digital menjadi salah satu agenda penting pemerintah di tengah pesatnya perkembangan teknologi dan tingginya penggunaan internet di Indonesia.

Menurutnya, ancaman yang dihadapi anak-anak di dunia digital tidak hanya berasal dari konten yang tidak sesuai usia, tetapi juga risiko interaksi dengan orang asing hingga kecanduan penggunaan platform digital.

“Perlindungan anak di ruang digital harus melihat profil risiko yang dihadapi anak, mulai dari risiko kontak, risiko konten, hingga risiko kecanduan. Karena itu PP TUNAS mengatur langkah perlindungan yang proporsional sesuai tingkat risiko platform,” ujar Meutya.

Ia mencontohkan salah satu langkah konkret yang telah dilakukan platform digital. Gim daring populer Roblox, misalnya, telah melakukan penyesuaian khusus bagi pengguna di Indonesia dengan menonaktifkan fitur kontak bagi pengguna berusia di bawah 16 tahun.

Pemerintah menilai perlindungan anak di ruang digital semakin mendesak mengingat jumlah pengguna internet Indonesia kini mencapai sekitar 229 juta orang dengan rata-rata penggunaan internet lebih dari tujuh jam per hari. Kondisi tersebut, menurut Meutya, harus diimbangi dengan upaya perlindungan yang kuat, terutama bagi anak dan remaja yang rentan terhadap berbagai risiko digital.

Selain itu, meningkatnya tantangan kesehatan mental pada anak dan remaja, termasuk kasus gangguan kejiwaan hingga percobaan bunuh diri dalam beberapa tahun terakhir, menjadi alasan penting perlunya kolaborasi berbagai pihak dalam menciptakan ekosistem digital yang lebih sehat.

“Perlindungan anak adalah isu universal. Ketika Indonesia berbicara tentang masa depan digital, maka keselamatan anak harus menjadi bagian penting dari percakapan global,” tegasnya.

Dukungan terhadap PP TUNAS juga disampaikan Puteri Indonesia 2026, Agnes Aditya Rahajeng. Ia menilai regulasi tersebut menjawab kekhawatiran banyak pihak terkait ancaman yang dihadapi anak-anak di internet.

“Anak di bawah umur rentan terhadap bahaya pornografi, pelecehan seksual, dan bullying di media sosial. Meskipun media sosial merupakan sarana mencari informasi yang sangat powerful, tetap diperlukan pengawasan dan perlindungan,” katanya.

Sementara itu, Putri Kus Wisnu Wardani mengaku melihat perubahan besar dalam pola tumbuh kembang anak dibandingkan generasi sebelumnya. Anak-anak saat ini dinilai lebih banyak menghabiskan waktu dengan gawai dibanding berinteraksi langsung dengan lingkungan sekitar.

Karena itu, Yayasan Puteri Indonesia menyatakan siap mendukung berbagai program edukasi yang bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya perlindungan anak di ruang digital.

Komitmen tersebut bahkan akan diwujudkan melalui aksi nyata. Puteri Pendidikan 2026, Gisella Agnes Silalahi, mengungkapkan rencananya untuk turun langsung ke sekolah-sekolah guna menyosialisasikan PP TUNAS kepada para pelajar.

“Saya ingin ikut menyosialisasikan PP TUNAS ke sekolah-sekolah. Selain itu, saya juga akan menggaungkan isu perlindungan anak di forum internasional untuk menjadikan ini sebagai gerakan global,” ujarnya.

Dukungan serupa juga datang dari jajaran Puteri Indonesia 2026 lainnya, yakni Victoria Titisari Koesasi Putri, Karina Moudy Widodo, Glorya Stevany Yame Nayoan, serta Athalla Hartiana Putri Hardian.

Kehadiran dan dukungan mereka menunjukkan bahwa upaya menciptakan ruang digital yang aman bagi anak bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi juga memerlukan partisipasi aktif generasi muda yang memiliki pengaruh luas dalam masyarakat. Dengan kolaborasi tersebut, Indonesia diharapkan mampu menyiapkan generasi emas yang tumbuh sehat, cerdas, dan terlindungi di era digital.

Share122Send
Previous Post

Call Center 112 Kendari Terima 418 Aduan Selama Mei 2026, Gangguan Listrik dan Banjir Dominasi Laporan

Next Post

Rapat Koordinasi Hasil Verifikasi Pokir Rancangan Akhir RKPD Tahun 2027

Related Posts

Pemkot Kendari Gelar Sosialisasi Penyelenggaraan Pungutan Sampah Melalui LPS
Berita

Pemkot Kendari Gelar Sosialisasi Penyelenggaraan Pungutan Sampah Melalui LPS

1 September 2026
834
Apel Hari Pramuka ke-65 di Kendari, Wali Kota Kendari Serahkan Penghargaan
Berita

Apel Hari Pramuka ke-65 di Kendari, Wali Kota Kendari Serahkan Penghargaan

1 September 2026
814
Perubahan KUA-PPAS 2026 Disepakati, APBD Kendari Diarahkan Perkuat Layanan Publik dan Infrastruktur
Berita

Perubahan KUA-PPAS 2026 Disepakati, APBD Kendari Diarahkan Perkuat Layanan Publik dan Infrastruktur

31 Agustus 2026
832
Next Post
Rapat Koordinasi Hasil Verifikasi Pokir Rancangan Akhir RKPD Tahun 2027

Rapat Koordinasi Hasil Verifikasi Pokir Rancangan Akhir RKPD Tahun 2027

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Pemkot Kendari Gelar Sosialisasi Penyelenggaraan Pungutan Sampah Melalui LPS

Pemkot Kendari Gelar Sosialisasi Penyelenggaraan Pungutan Sampah Melalui LPS

1 September 2026
Apel Hari Pramuka ke-65 di Kendari, Wali Kota Kendari Serahkan Penghargaan

Apel Hari Pramuka ke-65 di Kendari, Wali Kota Kendari Serahkan Penghargaan

1 September 2026
Perubahan KUA-PPAS 2026 Disepakati, APBD Kendari Diarahkan Perkuat Layanan Publik dan Infrastruktur

Perubahan KUA-PPAS 2026 Disepakati, APBD Kendari Diarahkan Perkuat Layanan Publik dan Infrastruktur

31 Agustus 2026

Terpopuler

  • Pemkot Kendari Ajak Asosiasi Pengembang Perumahan Lengkapi PSU

    Definisi Gratifikasi Dan Dasar Hukumnya

    8652 shares
    Share 3461 Tweet 2163
  • Serentak, Dinkes Kota Kendari Bakal Gelar Vaksinasi Covid-19 Dosis ke Dua

    4560 shares
    Share 1824 Tweet 1140
  • Pengumuman : Seleksi Pengadaan CPNS lingkup Pemerintah Kota Kendari tahun 2024

    3860 shares
    Share 1544 Tweet 965
  • Wali Kota Kendari Lantik Ratusan Pejabat, Camat Lurah dan Kepala Sekolah

    3387 shares
    Share 1355 Tweet 847
  • Sah! Ini 35 Anggota DPRD Kota Kendari Periode 2019-2024

    3144 shares
    Share 1258 Tweet 786




Kendarikota.go.id

Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Kendari © 2021

Navigate Site

Follow Us

No Result
View All Result

Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Kendari © 2021