Kendari, kendarikota.go.id – Asisten II Sekretariat Daerah (Setda) Kota Kendari, Nismawati, bersama Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Kota Kendari mengikuti Rapat Koordinasi (Rakor) Pengendalian Inflasi yang dipimpin langsung oleh Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian. Kegiatan ini digelar secara daring, diikuti TPID di ruang Command Center, Kantor Balai Kota Kendari, Senin (11/8/2025).
Selain membahas pengendalian inflasi, rakor juga dirangkaikan dengan beberapa agenda strategis lainnya.
Dalam sambutannya, Mendagri Tito Karnavian menegaskan pentingnya penguatan keamanan data di tingkat daerah, menyusul adanya insiden kebocoran data akibat serangan siber yang terjadi belakangan ini.

Untuk menanggulangi potensi ancaman tersebut, pemerintah melalui Kemendagri bersama Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) telah mengeluarkan surat edaran pembentukan Tim Tanggap Insiden Siber (TIM TIS) di seluruh daerah.
Selain itu, Mendagri juga menyoroti kondisi eksisting sertifikasi produk halal di Indonesia. Meskipun Indonesia merupakan pasar makanan dan minuman halal terbesar di dunia, masih terdapat tantangan dalam percepatan proses sertifikasi halal. Oleh karena itu, pemerintah mendorong percepatan pemberian fasilitas sertifikasi halal, khususnya bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), guna memperkuat daya saing produk dalam negeri.
Dalam kesempatan yang sama, pemerintah pusat juga menyampaikan perkembangan terbaru terkait program pembangunan 3 juta rumah yang menjadi salah satu program prioritas Presiden RI. Program ini ditujukan untuk memenuhi kebutuhan perumahan masyarakat, khususnya masyarakat berpenghasilan rendah, serta mendorong pertumbuhan sektor properti nasional.
Terkait dengan inflasi, Mendagri menyampaikan bahwa tren inflasi nasional mengalami sedikit peningkatan. Berdasarkan data per Juli 2025, inflasi tahun ke tahun (year on year) tercatat sebesar 2,37%, sedangkan inflasi bulanan (month to month) mencapai 2,30%. Pemerintah daerah diminta untuk terus menjaga stabilitas harga dan pasokan barang kebutuhan pokok, terutama menjelang momen strategis seperti tahun baru Islam dan masa panen.

Rakor juga membahas sinergi lintas sektor dalam percepatan pembangunan dan pertumbuhan ekonomi di daerah. Pemerintah pusat mendorong seluruh kepala daerah untuk terus berinovasi dalam menggali potensi daerah masing-masing, termasuk memperkuat peran TPID dalam mengendalikan inflasi dan mempercepat pemulihan ekonomi pascapandemi.
Pemerintah Kota Kendari siap menindaklanjuti arahan Mendagri, terutama dalam aspek penguatan keamanan siber dan pengendalian inflasi. akan berkoordinasi dengan OPD terkait dan lembaga teknis lainnya untuk segera membentuk TIM TIS (Tanggap Insiden Siber) serta mengintensifkan sinergi TPID dalam menjaga kestabilan harga di Kota Kendari. (AY/HZ/FS)











