Kendari, Kendarikota.go.id – Pelantikan pengurus Majelis Pembimbing Cabang (Mabicab) dan Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Kota Kendari masa bakti 2025–2028 berlangsung khidmat di Aula Teporombua Kantor Balai Kota Kendari, Minggu (24/08/2025).
Acara ini dihadiri oleh Wali Kota Kendari, dr. Hj. Siska Karina Imran, SKM., yang sekaligus menjadi Ketua Mabicab. Turut hadir pula unsur DPRD, pejabat TNI/Polri, tokoh masyarakat, tokoh agama, hingga jajaran pembina Pramuka dari berbagai tingkatan.
Dalam sambutan Wali Kota Kendari Siska Karina Imran, menegaskan bahwa kegiatan ini bukan sekadar acara seremonial, melainkan momentum penting untuk memperkuat komitmen dalam membina generasi muda melalui Gerakan Pramuka.
“Pelajaran hari ini bukan sekedar sebuah ceremonial, tetapi momentum penting untuk menemukan kebaik komitmen kita dalam membina generasi muda melalui gerakan pramuka,” ujarnya.

Ia menekankan bahwa Pramuka memiliki peran strategis dalam membentuk karakter generasi penerus bangsa, menanamkan disiplin, kemandirian, semangat kebersamaan, cinta tanah air, serta kepedulian sosial. Melalui wadah ini, diharapkan lahir generasi muda Kendari yang tangguh, kreatif, berdaya saing, serta berakhlak mulia.
Lebih jauh, Wali Kota mengingatkan pentingnya kekompakan sebagai kunci utama kemajuan organisasi.
“Intinya yang penting adalah kekompatan. Karena dalam satu unsur organisasi, kalau tidak terjain dengan kekompatan, maka hampir bisa dipastikan organisasi itu tidak bisa maju,” tegasnya.

Ia meminta seluruh jajaran Mabicab, Kwarcab, dan Andalan untuk bekerja bersama dengan semangat solidaritas demi menyukseskan program-program Pramuka di Kendari.
Sejalan dengan visi-misi Kota Kendari tahun 2029 sebagai kota layak huni yang maju, adil, sejahtera, dan berkelanjutan, Wali Kota juga menekankan agar Pramuka menjadi wajah pembinaan generasi muda.
Sementara itu, Sekretaris Daerah Provinsi Sulawesi Tenggara dalam sambutannya menyampaikan penghargaan kepada Wali Kota Kendari selaku Ketua Mabicab. Ia menegaskan bahwa Pramuka adalah wadah pemersatu generasi muda.
“Di Pramuka ini kita semua muda, semua kita menjadi kakak-kakak,” ungkapnya.

Momentum ini juga bertepatan dengan peringatan Hari Pramuka ke-64 tahun 2025.
Dalam kesempatan tersebut, disampaikan pula refleksi sejarah peran kepanduan dalam perjuangan kemerdekaan. Kiasan dasar Siaga, Penggalang, Penegak, dan Pandega kembali ditegaskan sebagai simbol perjuangan bangsa Indonesia, mulai dari meraih kemerdekaan, mengawal persatuan, hingga mengisi pembangunan.
Tak hanya menyoal pendidikan karakter, Sekda Sultra menekankan bahwa Gerakan Pramuka juga harus lebih inklusif dan adaptif terhadap tantangan zaman. Ia mengajak seluruh kader Pramuka untuk aktif mendukung program pemerintah, serta hadir dalam berbagai agenda pembangunan daerah. Filosofi kelapa yang selalu berguna, mulai dari akar hingga buahnya, diharapkan menjadi teladan bagi Pramuka dalam berkontribusi nyata bagi masyarakat. (TIM)












