Kendari, kendarikota.go.id – Pemerintah Kota Kendari menggelar kegiatan bimbingan teknis (Bimtek) terkait Sistem Informasi Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP) berbasis web. Kegiatan ini berlangsung, Jumat (18/10/2024) disalah satu hotel di Kota Kendari. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman serta kemampuan aparatur dalam menerapkan sistem akuntabilitas berbasis teknologi informasi.
Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Kendari, Ridwansyah Taridala, menegaskan bahwa pelaksanaan Bimbingan Teknis (Bimtek) Sistem Informasi Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP) berbasis web bertujuan untuk memperbaiki kualitas layanan publik, terutama dalam hal penyajian data yang lebih sistematis dan akurat.
Menurut Ridwansyah, penerapan SAKIP berbasis web merupakan langkah penting dalam memastikan setiap proses, mulai dari perencanaan, pengendalian, hingga evaluasi, berjalan secara sistemik. Hal ini bertujuan agar penyajian data yang dihasilkan lebih transparan, terstruktur, dan dapat dipertanggungjawabkan kepada publik.

“Bimtek ini kita adakan untuk meningkatkan kualitas layanan kepada masyarakat, khususnya dalam hal penyajian data. Dengan sistem yang terintegrasi, setiap tahapan kerja mulai dari perencanaan, pengendalian, hingga evaluasi akan berjalan lebih sistemik dan efisien,” ujar Ridwansyah.
Ia menambahkan bahwa, dengan adanya sistem berbasis web, setiap Organisasi Perangkat Daerah (OPD) diharapkan dapat mengoptimalkan pelaporan kinerja mereka, sehingga pelayanan kepada publik dapat terus ditingkatkan.
Kepala Badan Perencanaan, Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Kendari, Cornelius Padang dalam laporannya mengatakan bahwa, penerapan SAKIP berbasis web merupakan langkah strategis untuk mendorong transparansi dan akuntabilitas kinerja instansi pemerintah. Dengan sistem ini, kinerja instansi akan lebih mudah dimonitor, dievaluasi, dan dipertanggungjawabkan kepada publik.

“Penerapan sistem informasi ini juga menjadi salah satu rekomendasi dari PAN-RB. Salah satu rekomendasi itu adalah kita diminta untuk memanfaatkan sistem informasi itu untuk mendorong upaya optimal untuk memudahkan capaian kinerja,” ujar Kepala Bappeda.
Terakhit dirinya berharap dengan adanya kegiatan ini, diharapkan semua OPD dapat secara efektif mengimplementasikan SAKIP berbasis web.

“Penerapan sakip ini bukan hanya sekedar proper tetapi akan terus kita gunakan dalam rangka upaya perencanaan pengendalian kinerja kita dalam suatu sistem informasi. Kedepannya juga ini bisa menjadi dasar bagi kepala daerah dalam meninjau kinerja dati setiap perangkat daerah dalam pengambilan keputusan,” pungkasnya. (RR)









