Senin, Agustus 31, 2026
Kendarikota.go.id
  • Beranda
  • Berita
  • Pemerintahan
  • Penghargaan
  • Smart City
  • Event
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Berita
  • Pemerintahan
  • Penghargaan
  • Smart City
  • Event
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Kendarikota.go.id
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Berita
  • Pemerintahan
  • Penghargaan
  • Smart City
  • Event
  • Foto
  • Video

Pj Wali Kota Kendari Ikuti Rakor TPID Bersama Kemendagri

by
30 Desember 2024
in Berita
0
Pj Wali Kota Kendari Ikuti Rakor TPID Bersama Kemendagri
312
SHARES
821
VIEWS

Kendari, kendarikota.go.id – Penjabat (Pj) Wali Kota Kendari, Parinringi ikuti Rapat Koordinasi TPID melalui zoom di ruang Command Centre Balai Kota Kendari, Senin (30/12/2024). Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) mengadakan Rakor tersebut untuk membahas perkembangan inflasi dan tren indeks harga yang menjadi indikator utama kondisi perekonomian di Indonesia.

Salah satu topik utama yang dibahas adalah inflasi nasional yang mengalami sedikit penurunan dibandingkan dengan periode sebelumnya. Berdasarkan data yang dipaparkan oleh Badan Pusat Statistik (BPS), inflasi tahunan Indonesia pada Desember 2024 tercatat sebesar 3,15%, turun sedikit dari angka sebelumnya yang berada di angka 3,30%. Penurunan ini dianggap sebagai kabar baik di tengah kekhawatiran akan lonjakan harga akibat permintaan yang meningkat menjelang liburan Natal dan Tahun Baru.

Meskipun angka inflasi menunjukkan penurunan, sejumlah faktor yang dapat mempengaruhi kestabilan harga masih perlu mendapat perhatian. TPID menyoroti tingginya harga bahan pokok, seperti beras, minyak goreng, dan cabai, yang tetap menjadi penggerak utama inflasi di tingkat domestik. Perubahan cuaca ekstrem dan gangguan pasokan akibat faktor alam turut menjadi pemicu volatilitas harga, terutama pada komoditas yang tergantung pada musim atau hasil pertanian tertentu.

Dalam hal pengendalian inflasi, pemerintah daerah dan Bank Indonesia sepakat untuk memperkuat kerjasama dalam memantau dan menanggulangi lonjakan harga barang dan jasa yang berpotensi merugikan daya beli masyarakat. Salah satu langkah yang diambil adalah memperkuat distribusi komoditas bahan pokok melalui operasi pasar dan memastikan pasokan yang cukup hingga akhir tahun. Ini diharapkan dapat mengurangi tekanan pada harga-harga yang dipengaruhi oleh ketidakseimbangan antara permintaan dan pasokan.

Sementara itu, Indeks harga konsumen (IHK) di beberapa daerah turut menjadi perhatian dalam rakor ini. Beberapa kota besar seperti Jakarta, Surabaya, dan Medan mencatatkan angka inflasi yang sedikit lebih tinggi dibandingkan dengan rata-rata nasional. Hal ini mengindikasikan adanya disparitas antara daerah satu dengan yang lainnya, yang mungkin disebabkan oleh perbedaan dalam distribusi barang, tingkat permintaan, dan daya beli masyarakat.

Untuk mengatasi permasalahan tersebut, TPID mengusulkan penguatan mekanisme monitoring harga dan penegakan hukum terhadap praktik spekulasi harga yang merugikan konsumen. Selain itu, upaya edukasi kepada masyarakat mengenai pola konsumsi yang lebih bijak juga dianggap penting untuk menekan permintaan yang tidak perlu di tengah gejolak harga. Dengan demikian, diharapkan masyarakat dapat lebih berperan dalam menjaga kestabilan inflasi dengan cara tidak terjebak dalam pembelian barang secara berlebihan.

Mengenai proyeksi inflasi untuk tahun 2025, TPID mengantisipasi bahwa angka inflasi kemungkinan akan tetap berada pada kisaran 3-4%, dengan sejumlah tantangan yang perlu dihadapi, seperti fluktuasi harga global, gangguan pasokan akibat cuaca buruk, dan ketegangan geopolitik yang dapat mempengaruhi harga energi dan komoditas. Namun, langkah-langkah yang telah disiapkan, seperti penguatan ketahanan pangan dan distribusi barang, diharapkan dapat membantu meredam potensi lonjakan inflasi.

Salah satu inisiatif yang menjadi sorotan adalah pengembangan digitalisasi pasar dan sistem informasi harga, yang memungkinkan pemerintah untuk memperoleh data yang lebih akurat dan real-time terkait harga komoditas. Dengan sistem ini, diharapkan dapat lebih mudah mendeteksi gejolak harga yang tidak wajar dan segera mengambil langkah-langkah yang diperlukan untuk mengatasinya.

Secara keseluruhan, rakor TPID minggu keempat Desember 2024 memberikan gambaran bahwa meskipun inflasi menunjukkan tanda-tanda penurunan, pengendalian harga dan distribusi barang tetap menjadi prioritas utama dalam menjaga kestabilan ekonomi. Kerja sama antar lembaga, pengawasan yang ketat, dan kebijakan yang responsif diharapkan dapat memberikan dampak positif dalam menjaga daya beli masyarakat dan mendukung pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan di tahun yang akan datang. (PA/AY)

Share125Send
Previous Post

Pemkot Kendari Tindak Cepat Atasi Masalah Drainase, Pembersihan Sedimen Antisipasi Genangan Air Musim Hujan

Next Post

Pemkot Kendari Terapkan Sistem Barcode untuk Optimalisasi Penagihan Retribusi Daerah

Related Posts

Sekda Kendari: Camat dan Lurah Jangan Asal Berpakaian, Atribut Wajib Lengkap
Berita

Sekda Kendari: Camat dan Lurah Jangan Asal Berpakaian, Atribut Wajib Lengkap

31 Agustus 2026
870
Wakil Wali Kota Kendari Hadiri Pengajian Akbar Kejati Sultra
Berita

Wakil Wali Kota Kendari Hadiri Pengajian Akbar Kejati Sultra

30 Agustus 2026
805
Ketua Kwarcab Kota Kendari Lantik 42 Pengurus MABISAKA dan PINSAKA Pramuka Anti Narkoba
Berita

Ketua Kwarcab Kota Kendari Lantik 42 Pengurus MABISAKA dan PINSAKA Pramuka Anti Narkoba

29 Agustus 2026
879
Next Post
Pemkot Kendari Terapkan Sistem Barcode untuk Optimalisasi Penagihan Retribusi Daerah

Pemkot Kendari Terapkan Sistem Barcode untuk Optimalisasi Penagihan Retribusi Daerah

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Sekda Kendari: Camat dan Lurah Jangan Asal Berpakaian, Atribut Wajib Lengkap

Sekda Kendari: Camat dan Lurah Jangan Asal Berpakaian, Atribut Wajib Lengkap

31 Agustus 2026
Wakil Wali Kota Kendari Hadiri Pengajian Akbar Kejati Sultra

Wakil Wali Kota Kendari Hadiri Pengajian Akbar Kejati Sultra

30 Agustus 2026
Ketua Kwarcab Kota Kendari Lantik 42 Pengurus MABISAKA dan PINSAKA Pramuka Anti Narkoba

Ketua Kwarcab Kota Kendari Lantik 42 Pengurus MABISAKA dan PINSAKA Pramuka Anti Narkoba

29 Agustus 2026

Terpopuler

  • Pemkot Kendari Ajak Asosiasi Pengembang Perumahan Lengkapi PSU

    Definisi Gratifikasi Dan Dasar Hukumnya

    8651 shares
    Share 3460 Tweet 2163
  • Serentak, Dinkes Kota Kendari Bakal Gelar Vaksinasi Covid-19 Dosis ke Dua

    4558 shares
    Share 1823 Tweet 1140
  • Pengumuman : Seleksi Pengadaan CPNS lingkup Pemerintah Kota Kendari tahun 2024

    3860 shares
    Share 1544 Tweet 965
  • Wali Kota Kendari Lantik Ratusan Pejabat, Camat Lurah dan Kepala Sekolah

    3387 shares
    Share 1355 Tweet 847
  • Sah! Ini 35 Anggota DPRD Kota Kendari Periode 2019-2024

    3143 shares
    Share 1257 Tweet 786




Kendarikota.go.id

Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Kendari © 2021

Navigate Site

  • About
  • Privacy & Policy
  • Contact Us

Follow Us

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Berita
  • Pemerintahan
  • Penghargaan
  • Smart City
  • Event
  • Foto
  • Video

Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Kendari © 2021