Kendari, kendarikota.go.id – Sekretaris Daerah Kota Kendari, Amir Hasan, membuka kegiatan Tracing TBC Terintegritas CKG Tingkat Kota Kendari Tahun 2026 yang digelar oleh Dinas Kesehatan Kota Kendari. Kegiatan tersebut berlangsung di Aula Kantor Kelurahan Anawai, Senin (21/9/2026).

Kegiatan tracing ini merupakan bagian dari upaya Pemerintah Kota Kendari melalui Dinas Kesehatan dalam memperkuat deteksi dini terhadap kasus Tuberkulosis (TBC) di tengah masyarakat. Pelaksanaan kegiatan diharapkan dapat mendorong penemuan kasus secara lebih cepat sehingga penanganan dapat dilakukan sedini mungkin.

Sekda Kota Kendari, Amir Hasan, menegaskan bahwa penanggulangan TBC membutuhkan kolaborasi dan peran aktif seluruh pihak, terutama masyarakat.

“Tracing TBC Terintegrasi CKG ini merupakan langkah penting dalam memperkuat deteksi dini dan menemukan kasus secara cepat. Kami berharap masyarakat tidak ragu untuk memeriksakan kesehatan dan mengikuti arahan petugas apabila ditemukan indikasi TBC. Dengan deteksi dan penanganan yang lebih cepat, kita dapat mencegah penularan sekaligus meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat Kota Kendari,” ujar Sekda Kota Kendari.

Sekda Kota Kendari juga mengajak masyarakat untuk tidak mengabaikan gejala yang mengarah pada TBC. Kesadaran untuk memeriksakan diri dan mengikuti arahan petugas kesehatan dinilai penting untuk mencegah penularan serta membantu proses penyembuhan bagi masyarakat yang terdiagnosis.

“Upaya pencegahan dan pengendalian TBC bukan hanya menjadi tanggung jawab Dinas Kesehatan, tetapi merupakan tanggung jawab kita bersama. Karena itu, sinergi pemerintah, tenaga kesehatan, pemerintah kelurahan dan masyarakat harus terus diperkuat,” tambahnya.
Untuk diketahui, Pemerintah Kota Kendari terus mendorong penguatan pelayanan kesehatan yang mudah diakses masyarakat. Kolaborasi antara pemerintah daerah, Dinas Kesehatan, fasilitas pelayanan kesehatan, pemerintah kelurahan hingga masyarakat menjadi bagian penting dalam mewujudkan upaya pencegahan dan pengendalian TBC.








