Kendarikota.go.id – Safari Ramadan Pemerintah Kota Kendari dimulai dari Masjid Agung Al-Kautsar Kecamatan Mandonga, Minggu (18/4/2021).
Dalam ceramahnya, Wali Kota Kendari Sulkarnain Kadir mengajak para jamaah terus bersyukur bisa kembali merayakan Ramadan tahun ini, meskipun masih dalam kondisi pandemi.
Di masa pandemi saat ini wali kota juga meminta para jamaah untuk merenungkan kisah Lebah dan Lalat. Dinamakan Lebah selalu identik dengan kebaikan sedangkan Lalat identik dengan hal buruk.

Namun meskipun demikian tidak ada hal sia-sia yang diciptakan Allah. Dan manusia harus belajar dari hal itu.
“Pelajarannya, lebah menghasilkan madu, lalat menghasilkan kuman, penyakit,” ungkapnya
“Namun sekarang kita jangan hanya melihat dari sisi lalat saja atau melihat sesuatu dari yang buruk saja, namun harus juga melihat dari sisi lebah,” lanjutnya.
Orang nomor satu di Kota Kendari ini mencontohkan pandemi Covid-19 yang melanda dunia termasuk Indonesia saat ini banyak mengajarkan kita. Namun jika dilihat dari sisi lalat akan menimbulkan persepsi jelek, tapi cobalah mengubah sudut pandang dari sudut lebah, akan banyak hal baik yang didapat.

Pasangan Siska Karina Imran ini menambahkan, Ramadan ini merupakan momentum untuk mengubah sudut pandang.
“Mari mengajak orang sekitar kita melihat anugrah yang baik, karena banyak rahmat Allah di tengah kesulitan seperti saat ini,” tutupnya.
Ratusan jamaah mengikuti salat Tarawih di Masjid Agung Al-Kautsar dengan menerapkan protokol kesehatan.

Dalam kesempatan tersebut Walikota Kendari menyerahkan bantuan Mushaf Al-Qur’an kepada pengurus Masjid Al-Kautsar Kendari.
Hadir juga dalam safari Ramadan Pemkot, Ketua DPRD Kota Kendari, Dandim 1417 Kendari dan sejumlah kepala OPD lingkup Kota Kendari.










