Jakarta, kendarikota.go.id – Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Kota Kendari, Sahuriyanto, bersama Kepala Bidang e-Government, Herry, serta sejumlah staf Kominfo Kendari, mengikuti kegiatan Pembinaan Pemerintah Digital yang diselenggarakan di Jakarta, Rabu (5/11/2025). Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya pemerintah pusat dalam memperkuat penerapan kebijakan Pemerintah Digital (Pemdi) tahun 2026.
Program pembinaan tersebut diselenggarakan sebagai tindak lanjut dari kebijakan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) yang kini diperluas cakupannya menjadi Pemerintah Digital. Melalui kebijakan ini, pemerintah berkomitmen untuk mempercepat transformasi digital di seluruh sektor pelayanan publik, guna mewujudkan tata kelola pemerintahan yang efisien, transparan, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.

Fokus utama kegiatan pembinaan ini adalah pelaksanaan strategi pengarusutamaan transformasi digital pemerintah. Langkah tersebut sesuai dengan amanat Peraturan Presiden Nomor 12 Tahun 2025 tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) Tahun 2025–2029, yang menempatkan digitalisasi pemerintahan sebagai salah satu pilar utama pembangunan nasional di era ekonomi digital.
Dalam sambutannya, perwakilan Kementerian PANRB menekankan pentingnya kolaborasi lintas instansi dalam mewujudkan visi pemerintah digital yang terintegrasi. Menurutnya, keberhasilan transformasi digital tidak hanya bergantung pada infrastruktur teknologi, tetapi juga pada kesiapan sumber daya manusia dan tata kelola yang adaptif terhadap perubahan.

Sahuriyanto menyampaikan bahwa keikutsertaan Dinas Kominfo Kendari dalam kegiatan ini menjadi momentum penting bagi pemerintah daerah untuk memperkuat kapasitas digitalisasi layanan publik. Ia menegaskan, Pemerintah Kota Kendari siap beradaptasi dan mengimplementasikan kebijakan Pemdi sesuai dengan arahan pemerintah pusat.
“Transformasi digital bukan sekadar penggunaan teknologi, tetapi perubahan paradigma dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. Kami di Kendari berkomitmen mendukung penuh program ini demi terwujudnya pemerintahan yang lebih modern dan efisien untuk kendari semakin maju” ujar Sahuriyanto.
Kegiatan pembinaan ini diharapkan dapat menghasilkan sinergi yang lebih kuat antara pemerintah pusat dan daerah dalam menyukseskan implementasi kebijakan Pemerintah Digital tahun 2026. Dengan dukungan seluruh pemangku kepentingan, diharapkan transformasi digital dapat berjalan optimal dan memberikan dampak nyata bagi peningkatan kualitas pelayanan publik di Indonesia.









