Kendari, kendarikota.go.id – Asisten I Sekretariat Daerah Kota Kendari, Adriana Musaruddin, menghadiri rapat koordinasi terkait pelaksanaan Sidang Penetapan Cagar Budaya Kota Kendari Tahun 2026 yang digelar di Aula Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Kendari, Kamis (11/6/2026).

Rapat koordinasi tersebut dilaksanakan sebagai bagian dari upaya Pemerintah Kota Kendari dalam mendukung perlindungan, pengembangan, dan pemanfaatan cagar budaya yang ada di wilayah Kota Kendari. Kegiatan ini juga menjadi langkah strategis untuk memastikan pelestarian warisan budaya daerah dapat berjalan sesuai ketentuan yang berlaku.

Dalam kesempatan tersebut, dibahas berbagai persiapan pelaksanaan Sidang Penetapan Cagar Budaya yang akan melibatkan sejumlah pihak terkait, termasuk Tim Ahli Cagar Budaya (TACB), perangkat daerah, akademisi, serta pemangku kepentingan lainnya yang memiliki perhatian terhadap pelestarian budaya.

Sidang Penetapan Cagar Budaya merupakan amanat dari Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2010 tentang Cagar Budaya. Melalui mekanisme ini, objek yang memiliki nilai penting bagi sejarah, ilmu pengetahuan, pendidikan, agama, maupun kebudayaan akan dikaji secara mendalam sebelum ditetapkan sebagai cagar budaya.

Adriana Musaruddin menyampaikan bahwa keberadaan cagar budaya memiliki peran penting dalam menjaga identitas dan karakter daerah.
“Pemerintah daerah perlu memberikan perhatian serius terhadap upaya pelestarian aset budaya yang menjadi bagian dari sejarah perkembangan Kota Kendari,” ungkapnya.
Selain sebagai bentuk perlindungan terhadap warisan budaya, penetapan cagar budaya juga diharapkan dapat memberikan manfaat bagi masyarakat, baik dalam aspek pendidikan, penelitian, maupun pengembangan sektor pariwisata berbasis budaya yang berkelanjutan.
Melalui rapat koordinasi ini, Pemerintah Kota Kendari berharap pelaksanaan Sidang Penetapan Cagar Budaya Tahun 2026 dapat berjalan lancar dan menghasilkan keputusan yang tepat berdasarkan hasil kajian serta rekomendasi Tim Ahli Cagar Budaya, sehingga warisan budaya yang dimiliki Kota Kendari dapat terus terjaga dan diwariskan kepada generasi mendatang.








