Kendari, kendarikota.go.id – Asisten II Pemerintah Kota Kendari menghadiri rapat koordinasi tim pengendali inflasi nasional yang dipimpin Menteri Dalam Negeri. Asisten II dan Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) mengikuti Rapat yang berlangsung secara daring atau online di Comand Center Balai Kota Kendari, Senin (15/1/2024).
Menteri Dalam Negeri Muhammad Tito Karnavian menyampaikan bahwa, dalam pengelolaan inflasi pemerintah melakukan penyaluran jagung dengan target 550.000 ton cadangan jagung pemerintah di 14 provinsi, kemudian juga pemerintah tetap berupaya melakukan pemantauan harga pangan di tingkat produsen/konsumen di 38 provinsi dan 514 kabupaten/kota.
“Kemudian kami juga akan menyampaikan bahwa hasil kebijakan Pemerintah Nasional beserta Pemerintah Daerah dalam pengendalian inflasi agar meningkatkan dan merealisasikan kerja sama antar daerah dalam rangka kebutuhan pangan daerah dan memantau penyaluran SPHP beras, SPHP jagung dan bantuan pangan,” ungkapnya dalam rapat.

Adapun pengendalian inflasi tahun 2024 pusat dan daerah, penyaluran Surat Pemberitahuan Hasil Pemeriksaan (SPHP) beras 2024 mulai 1 Januari – 31 Desember 2024 di seluruh Indonesia, dengan target minimal 1,2 juta ton. Sedangkan Cadangan Beras Pemerintah (CBP) komersial mulai 30 Maret 2024 di seluruh Indonesia dengan target 250 ribu ton.
Sementara itu, Penyaluran SPHP jagung kepada peternak mandiri dengan target 250 ribu ton di 14 provinsi.
Penyaluran bantuan pangan beras 2024 sebanyak 10 kg beras/bulan dengan target 22 juta PDP tahap I (Januari – maret 2024) tahap II (April – Juni 2024). Penyaluran bantuan pangan telur dan daging ayam sebanyak 1 ekor ayam dan 10 butir telur dengan target 1,46 juta KRS tahap I (januari – maret 2024) tahap II (April – Juni 2024). ( AY)









