Kendari, Kendarikota.go.id – Puluhan warga yang berada di Kecamatan Nambo, Poasia, Kendari dan Abeli memberikan pendapatnya dalam kegiatan Teporombua kerjasama antara pemerintah kota dengan salah media cetak lokal Kendari Pos di RTH Papalimba, Kelurahan Pudai, Selasa (20/19/2022).
Teporombua yang mengusung tema Kendari Sukses Masyarakat Sejahtera ini dihadiri oleh Wali Kota Kendari Sulkarnain Kadir, Kepala Dinas (Kadis) Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Fadlil Suparman, Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Abdul Rauf, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang, Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Iswanto Donge.
Salah satu warga Kelurahan Talia Herdawati sekaligus Ketua RT 6, mengharapkan bantuan dari Dinas Sosial yang belum tersalurkan kepada salah satu warga di Kelurahan Talia agar cepat terealisasi.

Pasalnya, keluarga yang seharusnya menerima bantuan Program Keluarga Harapan (PKH) ini sudah mendatangi kantor Dinsos dan Catatan Sipil untuk meminta arahan.
“Terkait warga saya yang bantuan PKH-nya macet, salah satu warga saya yang berada di bawah garis kemiskinan. Sudah beberapa kali ke Puskesos, sudah beberapa kali ke Dinsos, sudah beberapa kali ke Capil,” ujar Ketua RT 6.
Sementara itu, Yandi Baso salah satu tokoh masyarakat menilai tentang perubahan kondisi kawasan yang berada RTH Papalimba yang meliputi Lapulu dan Pudai ini memberikan perubahan yang drastis.
“Kita sudah melihat kiri-kanan ini perubahan pembangunan. Kita disini menjelang siang luar biasa ini pembangunan,” katanya.
Namun, dirinya menginginkan agar permasalahan lain dapat menjadi perhatian, seperti masalah drainase dan pengaspalan di lorong-lorong yang belum tersentuh pembangunan.
Menanggapi Ketua RT 6, Kepala Dinas Sosial Abdul Rauf menjelaskan, kendalanya bisa terjadi ketika NIK penerima PKH tidak valid atau pernah terjadi perubahan data mengenai identitas.
“Katakanlah ibu anaknya sudah menikah, keluar dari KK, ini juga yang agak repot,” jelasnya.
Harapannya keluarga yang seharusnya menerima PKH tersebut dapat mengusulkan kembali ke Dinas Sosial untuk mendapatkan haknya.
Wali Kota Kendari Sulkarnain Kadir mengatakan tidak perlu khawatir, pihaknya melalui dinas di Kota Kendari telah mengupayakan proses pelayanan masyarakat berjalan dengan transparan dan lancar.
“Sudah bukan lagi waktunya pemerintah sembunyi-sembunyi dengan warganya, sekarang tidak ada yang kita sembunyi-sembunyi pak, kita transparan, terbuka,” kata wali kota.
Usai menyikapi tanggapan warga, wali kota memantau progres pembangunan RTH Papalimba bersama sejumlah warga, camat dan lurah.










