Kendari, kendarikota.go.id – Kepala Dinas Kesehatan Kota Kendari, Hj. Hasria, SKM., M.AP., membuka kegiatan Pelatihan Program Edukasi dan Pendampingan Pengasuh Keluarga yang digelar bekerja sama dengan Yayasan Noora Health Indonesia (YNHI) di Hotel Horison Kendari, Senin (19/5/2025).

Kegiatan tersebut merupakan bagian dari kolaborasi antara Dinas Kesehatan Kota Kendari dan YNHI dalam mendukung penguatan layanan kesehatan berbasis keluarga melalui Program Edukasi dan Pendampingan Pengasuh Keluarga. Program ini bertujuan meningkatkan peran keluarga dalam mendampingi anggota keluarga yang sedang menjalani perawatan maupun pengobatan di rumah.

Dalam sambutannya, Kepala Dinas Kesehatan Kota Kendari menyampaikan bahwa keterlibatan keluarga menjadi salah satu faktor penting dalam mendukung keberhasilan proses pengobatan dan pemulihan pasien. Menurutnya, edukasi kepada keluarga perlu diperkuat agar pelayanan kesehatan tidak hanya berlangsung di fasilitas kesehatan, tetapi juga berlanjut di lingkungan rumah tangga.

YNHI sendiri merupakan organisasi non-pemerintah yang meyakini bahwa layanan kesehatan yang berkesinambungan membutuhkan keterlibatan aktif keluarga. Setelah pasien mendapatkan pelayanan kesehatan, keluarga memiliki peran penting dalam memastikan penerapan pola hidup sehat serta kepatuhan pasien dalam menjalani proses pengobatan.

Melalui Program Edukasi dan Pendampingan Pengasuh Keluarga, YNHI berupaya menjadikan edukasi dan pendampingan bagi family caregiver sebagai layanan standar yang terintegrasi dalam sistem pelayanan kesehatan. Program ini telah dilaksanakan di berbagai daerah di Indonesia sejak tahun 2023 melalui kerja sama antara Kementerian Kesehatan RI, pemerintah daerah, dan YNHI.

Hingga Desember 2025, program tersebut telah melatih lebih dari 8.862 tenaga kesehatan di 457 fasilitas kesehatan, serta menjangkau 505.760 pasien dan 270.752 pengasuh keluarga. Selain itu, layanan edukasi berbasis WhatsApp juga telah menjangkau lebih dari 98.000 orang dengan kondisi medis dan pengasuh keluarga di Indonesia.
Implementasi program di Kota Kendari dilaksanakan melalui pelatihan yang diikuti oleh empat tenaga kesehatan dari 15 puskesmas se-Kota Kendari serta RSUD Kota Kendari yang nantinya akan menjadi master konselor. Pelatihan berlangsung pada 19–22 Mei 2025 di Hotel Horison Kendari. Melalui kolaborasi ini, diharapkan para tenaga kesehatan mampu memberikan edukasi yang efektif kepada pasien dan keluarga sehingga tercipta kesinambungan pelayanan kesehatan yang lebih humanis, partisipatif, dan berorientasi pada pemberdayaan keluarga di Kota Kendari.








