Senin, Agustus 31, 2026
Kendarikota.go.id
  • Beranda
  • Berita
  • Pemerintahan
  • Penghargaan
  • Smart City
  • Event
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Berita
  • Pemerintahan
  • Penghargaan
  • Smart City
  • Event
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Kendarikota.go.id
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Berita
  • Pemerintahan
  • Penghargaan
  • Smart City
  • Event
  • Foto
  • Video

Kadis Kominfo kota Kendari Berikan Edukasi Cerdas Bermedia dan Bijak Menggunakan Handphone kepada Siswa Sekolah Rakyat

by Kominfo_1
10 Agustus 2026
in Berita
0
Kadis Kominfo kota Kendari Berikan Edukasi Cerdas Bermedia dan Bijak Menggunakan Handphone kepada Siswa Sekolah Rakyat
323
SHARES
850
VIEWS

Kendari, kendarikota.go.id – Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Kota Kendari, Sahuriyanto Meronda, SP., MM, menjadi salah satu pemateri dalam kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Sekolah Rakyat Terintegrasi 2 Kota Kendari Tahun Ajaran 2026/2027, Senin (10/8/2026).

Kegiatan yang berlangsung pada 29 Juli hingga 10 Agustus 2026 tersebut dilaksanakan di Kelurahan Abeli Dalam, Kecamatan Puuwatu, Kota Kendari, sebagai langkah awal bagi peserta didik baru untuk mengenal lingkungan sekolah sekaligus mendapatkan pembinaan karakter, kedisiplinan, dan semangat belajar.

Dalam kegiatan tersebut, Sahuriyanto membawakan materi mengenai “Cerdas Bermedia dan Bijak Menggunakan Handphone”, dengan fokus pada penggunaan media sosial dan internet yang sehat serta pemanfaatan handphone secara positif dan produktif.

Di hadapan para peserta didik, Sahuriyanto mengajak siswa memahami bahwa perkembangan teknologi digital memberikan banyak manfaat apabila digunakan secara tepat. Internet dan media sosial, menurutnya, tidak seharusnya hanya digunakan untuk hiburan atau sekadar melihat konten, tetapi juga dapat menjadi sarana belajar, berkreasi, berkomunikasi, membangun prestasi hingga membuka peluang usaha.

“Media sosial ini bukan hanya tempat scroll. Kita bisa mendapatkan informasi, belajar, berkarya, berprestasi, berbagi kreativitas, bahkan mendukung usaha dan membangun reputasi diri melalui konten-konten positif,” ujarnya.

Ia juga mengingatkan peserta didik untuk berhati-hati dalam menggunakan media sosial karena setiap unggahan dapat menjadi bagian dari jejak digital yang tersimpan dalam waktu lama.

Menurutnya, siswa perlu membiasakan diri berpikir sebelum mengunggah, berkomentar maupun membagikan sebuah informasi.

Sahuriyanto memperkenalkan prinsip sederhana kepada peserta didik, yakni membaca terlebih dahulu, tidak bereaksi ketika emosi, memeriksa kebenaran informasi, memikirkan dampaknya, kemudian baru mengunggah atau membagikannya.

“Kita harus cepat membaca, tetapi lambat membagikan. Sebelum share, periksa dulu apakah informasinya benar, aman, bermanfaat dan tidak merugikan diri sendiri maupun orang lain,” jelasnya.

Selain persoalan hoaks, ia juga memberikan pemahaman mengenai berbagai risiko di ruang digital, seperti kecanduan media sosial, perundungan atau cyberbullying, penyalahgunaan data pribadi, penipuan online, akun diretas serta penyebaran konten yang tidak pantas.

Para siswa juga diingatkan agar tidak sembarangan membagikan data pribadi, tautan mencurigakan maupun informasi yang belum terverifikasi. Sahuriyanto menekankan pentingnya menjaga keamanan akun, termasuk memanfaatkan fitur keamanan seperti autentikasi dua faktor.

Handphone Harus Dimanfaatkan Secara Produktif

Pada materi berikutnya, Sahuriyanto mengajak siswa mengubah cara pandang terhadap penggunaan handphone.

Menurutnya, persoalan utama bukan sekadar boleh atau tidak boleh menggunakan handphone, melainkan untuk apa handphone digunakan dan berapa lama penggunaannya.

“Bukan hanya boleh pakai HP atau tidak, tetapi dipakai untuk apa dan berapa lama? Handphone yang sama ketika berada di tangan kita bisa memberikan hasil yang berbeda, tergantung bagaimana kita menggunakannya,” katanya.

Ia mendorong peserta didik memanfaatkan handphone untuk berbagai kegiatan positif, seperti belajar, mencari referensi, mengerjakan tugas, berkomunikasi, membuat karya, menghasilkan konten kreatif serta mengembangkan keterampilan.

Sahuriyanto juga mengingatkan agar penggunaan handphone tidak sampai mengganggu aktivitas utama siswa, seperti belajar, berinteraksi dengan keluarga, beristirahat dan menjalankan kewajiban sehari-hari.

Dalam kesempatan tersebut, ia turut mengapresiasi penerapan pembatasan penggunaan media sosial dan handphone di lingkungan Sekolah Rakyat sebagai bagian dari upaya menciptakan suasana belajar yang lebih fokus.

Ia berharap para peserta didik Sekolah Rakyat dapat menjadi generasi yang tidak hanya mampu menggunakan teknologi, tetapi juga memiliki literasi digital, etika, tanggung jawab dan kemampuan untuk memanfaatkan teknologi secara produktif.

“Tujuan akhirnya adalah bagaimana kita membentuk masyarakat yang cakap digital, aman dan produktif. Anak-anak inilah yang nantinya menjadi generasi penerus, sehingga sejak sekarang harus dibekali kemampuan untuk menggunakan teknologi secara cerdas dan bijak,” tuturnya.

Kegiatan MPLS Sekolah Rakyat Terintegrasi 2 Kota Kendari sendiri menjadi bagian dari pembinaan awal peserta didik, dengan melibatkan dukungan berbagai pihak sesuai bidang masing-masing, sehingga proses pengenalan lingkungan sekolah tidak hanya berorientasi pada pendidikan akademik, tetapi juga pembentukan karakter dan keterampilan peserta didik dalam menghadapi perkembangan zaman.

Share129Send
Previous Post

Semarak HUT ke-81 RI, 136 TK se-Kota Kendari Meriahkan Karnaval

Next Post

BPK RI dan Kementerian PANRB Uji Petik Tata Kelola Sistem Merit Pemkot Kendari

Related Posts

Perubahan KUA-PPAS 2026 Disepakati, APBD Kendari Diarahkan Perkuat Layanan Publik dan Infrastruktur
Berita

Perubahan KUA-PPAS 2026 Disepakati, APBD Kendari Diarahkan Perkuat Layanan Publik dan Infrastruktur

31 Agustus 2026
821
Pemkot Kendari Dukung Pemeriksaan BPK, Jadi Momentum Perkuat Tata Kelola dan Pelayanan RSUD
Berita

Pemkot Kendari Dukung Pemeriksaan BPK, Jadi Momentum Perkuat Tata Kelola dan Pelayanan RSUD

31 Agustus 2026
852
Sekda Kendari: Camat dan Lurah Jangan Asal Berpakaian, Atribut Wajib Lengkap
Berita

Sekda Kendari: Camat dan Lurah Jangan Asal Berpakaian, Atribut Wajib Lengkap

31 Agustus 2026
935
Next Post
BPK RI dan Kementerian PANRB Uji Petik Tata Kelola Sistem Merit Pemkot Kendari

BPK RI dan Kementerian PANRB Uji Petik Tata Kelola Sistem Merit Pemkot Kendari

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Perubahan KUA-PPAS 2026 Disepakati, APBD Kendari Diarahkan Perkuat Layanan Publik dan Infrastruktur

Perubahan KUA-PPAS 2026 Disepakati, APBD Kendari Diarahkan Perkuat Layanan Publik dan Infrastruktur

31 Agustus 2026
Pemkot Kendari Dukung Pemeriksaan BPK, Jadi Momentum Perkuat Tata Kelola dan Pelayanan RSUD

Pemkot Kendari Dukung Pemeriksaan BPK, Jadi Momentum Perkuat Tata Kelola dan Pelayanan RSUD

31 Agustus 2026
Sekda Kendari: Camat dan Lurah Jangan Asal Berpakaian, Atribut Wajib Lengkap

Sekda Kendari: Camat dan Lurah Jangan Asal Berpakaian, Atribut Wajib Lengkap

31 Agustus 2026

Terpopuler

  • Pemkot Kendari Ajak Asosiasi Pengembang Perumahan Lengkapi PSU

    Definisi Gratifikasi Dan Dasar Hukumnya

    8651 shares
    Share 3460 Tweet 2163
  • Serentak, Dinkes Kota Kendari Bakal Gelar Vaksinasi Covid-19 Dosis ke Dua

    4559 shares
    Share 1824 Tweet 1140
  • Pengumuman : Seleksi Pengadaan CPNS lingkup Pemerintah Kota Kendari tahun 2024

    3860 shares
    Share 1544 Tweet 965
  • Wali Kota Kendari Lantik Ratusan Pejabat, Camat Lurah dan Kepala Sekolah

    3387 shares
    Share 1355 Tweet 847
  • Sah! Ini 35 Anggota DPRD Kota Kendari Periode 2019-2024

    3144 shares
    Share 1258 Tweet 786




Kendarikota.go.id

Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Kendari © 2021

Navigate Site

  • About
  • Privacy & Policy
  • Contact Us

Follow Us

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Berita
  • Pemerintahan
  • Penghargaan
  • Smart City
  • Event
  • Foto
  • Video

Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Kendari © 2021