Kendari, kendarikota.go.id – Jalanan Kota Kendari berubah menjadi panggung ekspresi dan semangat perjuangan saat Karnaval Juang digelar untuk menyambut HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Sabtu (8/8/2026).

Kegiatan yang dimulai dari Kodim 1417/Kendari dan berakhir di depan Kantor Wali Kota Kendari itu berlangsung meriah. Sejak siang, peserta dari berbagai organisasi perangkat daerah (OPD), kecamatan hingga kelompok masyarakat bergantian melintasi rute karnaval dengan membawa beragam pesan sesuai tugas dan karakter masing-masing.

Sedikitnya 48 barisan OPD dan kecamatan serta 15 barisan umum ikut ambil bagian. Karnaval juang dilepas oleh Wakil Wali Kota Kendari Sudirman, dimulai dengan barisan Kepala OPD yang dipimpin Kepala Kesbangpol Fadlil Suparman. Kemudian dilanjutkan dengan barisan sekretariat Daerah Kota Kendari. Peserta tampil menggunakan kendaraan hias, pakaian adat, busana pahlawan hingga kostum bertema perjuangan.

Yang membuat karnaval tidak sekadar menjadi parade adalah atraksi yang ditampilkan sejumlah OPD. Setiap barisan membawa gambaran tentang pelayanan dan pekerjaan mereka dalam kehidupan masyarakat.

Dinas Pertanian, misalnya, tampil dengan kendaraan hias berbasis traktor. Kendaraan tersebut dipenuhi berbagai hasil pertanian seperti pisang, jagung dan sayuran. Setelah atraksi, hasil pertanian itu dibagikan kepada masyarakat yang berada di sekitar lokasi acara.

Penampilan Dinas PUPR juga menarik perhatian. Mereka membawa aktivitas pembangunan ke tengah karnaval melalui atraksi pembuatan paving block. Pesan yang ingin disampaikan sederhana: pembangunan infrastruktur merupakan bagian dari pelayanan pemerintah kepada masyarakat.

Aksi lain ditampilkan Dinas Pemadam Kebakaran dengan simulasi pemadaman api menggunakan karung basah. Sementara BPBD memperagakan kesiapsiagaan dalam menghadapi bencana.
Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Kendari tidak kalah menarik. Barisannya mengangkat layanan Call Center 112 sebagai bentuk pengenalan kepada masyarakat terhadap layanan kegawatdaruratan yang dapat dimanfaatkan ketika membutuhkan bantuan.
Rangkaian karnaval berlangsung hingga memasuki waktu magrib dan kemudian ditutup dengan barisan gerak jalan umum.
Wali Kota Kendari dr. Hj. Siska Karina Imran, SKM mengatakan, pelibatan masyarakat dalam kegiatan tersebut menjadi bagian penting dalam membangun semangat kebersamaan untuk memperingati kemerdekaan.
“Kita rangkaikan dengan gerak jalan yang terbuka untuk umum. Ada kurang lebih 15 organisasi umum dari lapisan masyarakat dan juga lingkup ASN yang bersama-sama memeriahkan HUT Republik Indonesia ke-81,” ujar Wali Kota Siska.
Menurut wali kota, kemeriahan tersebut bukan sekadar perayaan tahunan. Karnaval menjadi ruang untuk kembali mengingat perjuangan para pahlawan sekaligus menanamkan semangat nasionalisme kepada generasi berikutnya.
“Semangat ini sangat turun-temurun dari tahun ke tahun. Kita memaknai perjuangan para pejuang kita yang luar biasa,” katanya.
Wali Kota Siska menegaskan, kegiatan tersebut juga diarahkan untuk memperkokoh persatuan masyarakat Kota Kendari.
“Tujuannya untuk memperkokoh dan menyatukan semangat kita, bagaimana kita menghayati hari lahirnya Kemerdekaan Republik Indonesia. Kita menyambutnya dengan penuh semangat dan mengingat para pejuang kita,” pungkasnya.








