Kendarikota.go.id–Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) RI meluncurkan program terbaru untuk literasi digital bernama Indonesia Makin Cakap Digital 2021 secara virtual seluruh Indonesia, Kamis (20/5/2021).
Program tersebut dibuat untuk membangun kesadaran dan pengetahuan masyarakat terkait pemanfaatan teknologi baru, serta meningkatkan kecakapan digital masyarakat dalam berinteraksi di ruang digital.
Untuk mendukung percepatan transformasi digital nasional tersebut, pemerintah melalui Kementerian Komunikasi dan Informatika dalam hal ini Program Nasional Literasi Digital, akan diselenggarakan berbagai kegiatan literasi digital secara masif di seluruh wilayah di Indonesia (514 Kabupaten/Kota di 34 Provinsi).
Wakil Gubernur Dr. H. Lukman Abunawas, SH.,M.Si dalam sambutannya mengatakan tuntutan pelayanan publik dengan berkembangnya teknologi digital, membawa konsekuensi terhadap penyelenggaraan pemerintahan pada era transformasi informasi, sebagai trend masyarakat yang modern sudah tentu di dalam kehidupan sehari-hari tidak lepas dari pemanfaatan sarana teknologi informasi dan komunikasi hal ini menjadi tantangan penyelenggara pemerintahan untuk memberikan literasi kepada masyarakat serta menyiapkan human resource digital demi terciptanya masyarakat yang cakap digital.

“Sebagai mana arahan bapak presiden RI terkait agenda transformasi digital untuk Indonesia makin cakap digital, kementrian pusat melalui kementrian kominfo telah menyusun peta jalan literasi digital tahun 2021 sampai tahun 2024, serta merumuskan empat kerangka dalam menyusun literasi digital yang pertama yaitu digital skils, digital eticts, digital safety dan digital culture,” ungkapnya.
Selain itu ada 3 agenda dalam menyikapi perkembanan kurikulum literasi digital yaitu, digital society, digital economy dan digital government. Kerangka ini kemudian diturunkan menjadi program literasi digital yang menjadikan tujuan masyarakat cakap melakukan teknologi dan media digital pada tingkat dasar madya serta mahir target milestone program literasi digital tahun 2020 – 2024 sebesar 12,5 juta masyarakat Indonesia yang terliterasi.
Dia menjelaskan, Kementrian Kominfo merancang program nasional literasi digital yang diselenggarakan di 34 provinsi dan 514 Kabupaten/Kota seluruh Indonesia. Program ini sejalan visi dan misi Gubernur Sulawesi Tenggara yaitu pada misi ke tiga yaitu mewujudkan birokrasi pemerintahan yang modern, tata kelola pemerintahan yang baik serta peningkatan kapasitas pemerintahan kecamatan dan kelurahan sebagai pusat-pusat pelayanan pemerintahan oleh karena itu apparat pemerintah juga Bersama masyarakat dituntut untuk memiliki pengetahuan yang terkait pemanfaatan teknologi digital
Kemudian tentunya dengan program sultra emas dengan lima pilar, penguatan-pengutan teknologi digital ini juga tercermin pada program Sultra cerdas, pengembangan SDM, Sultra sehat serta Sultra peduli kemiskinan terutama keterbelakangan dengan teknologi digital.
“Demikian pula Sultra yang beriman dan berbudaya kita mengakui kebesaran Allah Subhanahu Wa Ta’ala (SWT) yang menciptakan manusia dan seluruh ciptaannya termasuk teknologi modern yang harus kita percayai semua ilmu pengetahuan yang kita miliki, pendidikan yang kita peroleh semata-mata adalah rahmat dari Allah Subhanahu Wa Ta’ala dan juga sebagai mana peran dari SDM tentu kita harus memberikan penguatan-penguatan dalam pemberdayaan masyarakat pada umumnya dan pemerintah pada khususnya,” ujarnya.
Sebagai langkah awal sekaligus dalam rangka memperingati Hari Kebangkitan Nasional, Kementerian Kominfo bersama dengan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi, Kementerian Dalam Negeri, dan Gerakan Nasional Literasi Digital akan melaksanakan Peluncuran Kegiatan Literasi Digital dengan tema “INDONESIA Makin Cakap Digital”.
Kegiatan ini akan dibuka Presiden Joko Widodo dan disiarkan secara langsung di berbagai media (TV, Radio dan Media Sosial), dihadiri oleh 514.000 peserta beserta Kepala Daerah dari 514 Kabupaten/Kota di Indonesia (melalui platform Zoom), yang akan dilaksanakan secara hybrid.
Di Sultra, kegaitan ini dihadiri oleh Wakil Gubernur Sultra, para bupati, Sekda Provinsi Sultra kadis kominfo Sultra, Sekda Kota Kendari, dan Kadis Kominfo Kota Kendari.












