Kendarikota.go.id – Wali Kota Kendari H. Sulkarnain Kadir, menyerahkan satu unit mobil berpendingin bantuan Kementerian Kelautan dan Perikanan pada Koperasi Serba Usaha (KSU) Adi Jaya Lestari di Kelurahan Kendari Caddi Kecamatan Kendari, Kamis (26/12/2019).

Selain itu, Wali kota juga menyerahkan 58 sertifikat pada nelayan di Kelurahan Kesilampe Kecamatan Kendari dan Kelurahan Sambuli Kecamatan Nambo.

Serta menyerahkan klaim asuransi nelayan berupa tunjangan kematian dan Kecelakaan kerja pada keluarga korban.

Wali Kota Kendari H.Sulkarnain K, meminta bantuan yang telah diberikan bisa dimanfaatkan dengan baik.
“Mobil berpendingin ini tujuannya untuk menjaga kualitas tangkapan sehingga harganya bisa bertahan. Namun ini belum cukup dan masih terbatas. Saya minta pada Dinas Kelautan dan Perikanan kedepan bisa ditindaklanjuti agar kelompok lain bisa juga dapat,” ujarnya.
Untuk sertifikat wali kota meminta, agar bisa digunakan untuk hal yang bermanfaat khususnya untuk pengembangan usaha.

“Sertifikat bisa dijadikan sesuatu yang bermanfaat bisa dijadikan kredit, kalau dipakai kredit untuk usaha karena tidak jarang ada yang pinjam, tapi hasilnya tidak untuk usaha tapi konsumtif jadi berat nanti bayar cicilannya,” harapnya.
Wali Kota berharap terbitnya sertifikat tanah para nelayan bisa mengamankan aset mereka, sehingga tidak ada lagi penyerobotan atau klaim dari pihak lain tentang kepemilikan lahan.
Kepala Badan Pertanahan Kota Kendari, Irwan Idrus mengatakan, sebanyak 312 nelayan di Kota Kendari yang mendapat sertifikat. Mereka tersebar di Kelurahan Kendari Caddi, Kesilampe, Jati Mekar dan Sambuli.
“312 sertifikat ini bagian dari 6500 bidang tanah program PTSL untuk Kota Kendari. Saya minta dukungan aparat kelurahan karena tahun 2020 kita dapat 17600 bidang tanah untuk disertifikatkan,” ungkapnya.

Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Kota Kendari Rahman Napira menjelaskan, bantuan yang diberikan ini merupakan upaya pemerintah Kota Kendari meningkatkan kesejahteraan nelayan dan menjamin aset mereka lewat sertifikat lahan mereka.

“Bantuan mobil berpendingin ini untuk mempertahankan kualitas ikan, menjemput ikan disentra-sentra produkasi dan mendiatribusikan ke masyarakat. Ikan juga salah satu bahan pokok yang mempengaruhi inflasi di Kota Kendari,” katanya.
Penyerahan bantuan kepada nelayan ini ditutup dengan peninjauan mobil berpendingin oleh wali kota.
berikut berita videonya :
















