Kendarikota.go.id – Meninjau langsung progres pengerjaan program penataan kawasan kumuh yang berada di Kelurahan Bungkutoko, Kamis (20/2/2020), Wali Kota Kendari H. Sulkarnain K, optimis pengerjaan ini dapat rampung sesuai dengan waktu yang telah direncanakan.
Wali kota berharap proses pengerjaan dapat berjalan dengan lancar tanpa ada hambatan, sehingga bisa segera dinikmati oleh masyarakat.
“Saya lihat alhamdulillah progresnya menggembirakan. Belum selesai saja sudah kelihatan bagaimana wajahnya nanti ini setelah dilakukan penataan. Apalagi setelah nanti proyek ini rampung, saya kira masyarakat bisa melihat kesungguhan kita pemerintah pusat dan daerah bersinergi untuk meningkatkan Kota Kendari,” ungkapnya.

Sebelumnya Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Direktorat Jenderal Cipta Karya Balai Prasarana Permukiman Wilayah Sulawesi Tenggara melalui Pemerintah Kota Kendari menggelontorkan anggaran sekitar Rp 40 miliar untuk menyulap kawasan kumuh di Kelurahan Bungkutoko dan Petoaha, Kecamatan Abeli menjadi kawasan wisata pinggir pantai.
Kawasan kumuh di Kelurahan Bungkutoko dan Petoaha akan dibangun tempat bersantai, ruang terbuka hijau, taman Petoaha, dan dermaga.
Ditargetkan pembangunan penataan kawasan kumuh tersebut rampung pada 18 Juni 2020 atau 270 hari kalender terhitung mulai 23 September 2019.














