Kendari, kendarikota.go.id– Upaya mencegah stunting di Kota Kendari terus diperkuat melalui kolaborasi pemerintah dan dunia usaha. Salah satunya diwujudkan melalui penyaluran bantuan protein berupa 50 rak telur kepada balita dalam kegiatan yang digelar di Kantor UPT Keluarga Berencana (KB) Kecamatan Kendari, Selasa (27/10/2026).

Bantuan tersebut disalurkan melalui kerja sama Pemerintah Kota Kendari dengan Alfamidi, dengan melibatkan Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Sulawesi Tenggara, Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) Kota Kendari, Camat Kendari, serta para lurah se-Kecamatan Kendari.

Kepala DPPKB Kota Kendari, Jahudding, mengatakan kegiatan ini merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah mempercepat penurunan angka stunting dengan melibatkan berbagai unsur masyarakat, termasuk sektor swasta.

Menurutnya, penanganan stunting membutuhkan kerja sama lintas sektor agar upaya pencegahan dapat menjangkau keluarga yang membutuhkan, terutama dalam pemenuhan kebutuhan gizi anak.
“Pemerintah Kota Kendari melalui wali kota dan wakil wali kota terus menggalang percepatan penurunan angka stunting dengan melibatkan unsur pentahelik. Hari ini, salah satu unsur dunia usaha, yakni Alfamidi, turut mengambil peran melalui pemberian bantuan protein kepada balita,” jelas Jahudding.
Ia menyampaikan, keterlibatan dunia usaha menjadi bagian penting dalam mendukung program pemerintah, khususnya dalam meningkatkan perhatian terhadap pemenuhan gizi anak sejak usia dini.
Bantuan 50 rak telur tersebut diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan protein balita penerima manfaat. Pemenuhan gizi menjadi salah satu aspek penting dalam mendukung pertumbuhan dan perkembangan anak, sehingga perlu mendapat perhatian bersama, baik dari keluarga maupun berbagai pemangku kepentingan.
Kegiatan ini juga menjadi bentuk sinergi antara pemerintah daerah, BKKBN Provinsi Sulawesi Tenggara, pihak swasta, serta pemerintah kecamatan dan kelurahan dalam mendukung program pencegahan stunting.
Keterlibatan camat dan lurah dinilai penting untuk memperkuat pelaksanaan program di tingkat wilayah, sekaligus mendukung upaya pemerintah menjangkau masyarakat hingga lingkungan permukiman.
Melalui kolaborasi tersebut, Pemerintah Kota Kendari terus mendorong keterlibatan berbagai pihak dalam percepatan penurunan stunting. Dukungan dunia usaha diharapkan dapat memperkuat upaya pemenuhan gizi balita dan meningkatkan kesadaran bahwa pencegahan stunting merupakan tanggung jawab bersama.
Upaya ini menjadi bagian dari langkah berkelanjutan untuk mendukung tumbuh kembang anak dan mewujudkan generasi Kendari yang sehat serta berkualitas.








