Kendari, kendarikota.go.id – Pemerintah Kota Kendari melaksanakan Safari Ramadan yang kali ini dipusatkan di Masjid Nurul Jannah, Kelurahan Lapulu, Kecamatan Abeli, Minggu (22/2/2026). Kegiatan ini menjadi bagian dari agenda rutin pemerintah daerah dalam menyemarakkan bulan suci sekaligus mempererat silaturahmi antara jajaran pemerintah dan masyarakat.
Wakil Wali Kota Kendari, Sudirman, hadir langsung menyapa jamaah dan warga setempat. Dalam sambutannya, ia mengajak masyarakat menjadikan Ramadan sebagai momentum memperkuat iman sekaligus meningkatkan kepedulian terhadap kebersihan lingkungan.

Sudirman mengutip hadis “Annadhofatu minal iman” yang berarti kebersihan adalah sebagian dari iman. Menurutnya, menjaga kebersihan bukan sekadar urusan fisik, melainkan bagian dari implementasi keimanan kepada Allah SWT.
“Kebersihan bukan hanya tanggung jawab pemerintah, tetapi juga tanggung jawab moral seluruh masyarakat,” ujarnya.
Ia menyampaikan bahwa Kecamatan Abeli merupakan kawasan pesisir yang memiliki potensi besar di sektor perikanan, kelautan, dan perdagangan. Namun potensi tersebut harus diimbangi dengan komitmen menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan.

Secara khusus, Sudirman menyoroti kondisi kawasan pesisir dan pelabuhan rakyat yang masih terdapat bangkai kapal tidak terpakai. Keberadaan bangkai kapal tersebut dinilai mengganggu estetika sekaligus berpotensi mencemari lingkungan laut dan membahayakan keselamatan warga.
Menurutnya, Pemerintah Kota Kendari telah memulai langkah penataan dengan melibatkan Forkopimda, pemerintah kecamatan dan kelurahan, serta masyarakat setempat untuk melakukan pembersihan secara bertahap. Upaya itu mulai menunjukkan hasil dan diharapkan menjadi gerakan bersama yang berkelanjutan.

Ia juga mengingatkan bahwa Kota Kendari dalam waktu dekat akan menjadi tuan rumah berbagai kegiatan berskala nasional dan internasional. Karena itu, kesiapan lingkungan yang bersih dan tertata menjadi hal penting agar kota ini tampil membanggakan.
Sudirman turut mengajak nelayan dan masyarakat pesisir untuk tidak membuang sampah ke laut serta mendukung program gotong royong rutin di wilayah masing-masing. Ia menekankan pentingnya kesadaran kolektif agar persoalan banjir dan pencemaran dapat diminimalisasi.
Lebih lanjut, ia mengingatkan bahwa Ramadan bukan hanya tentang menahan lapar dan dahaga, tetapi juga menjadi sarana memperbaiki diri, memperkuat ibadah, serta meningkatkan kepedulian sosial. Kebersamaan dalam Safari Ramadan, kata dia, merupakan wujud sinergi membangun Kota Kendari yang religius dan harmonis.

Dalam kesempatan tersebut, Pemerintah Kota Kendari bersama Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Kendari menyerahkan bantuan keagamaan sebesar Rp3 juta kepada pengurus Masjid Nurul Jannah untuk mendukung operasional dan kegiatan masjid. Bantuan itu diharapkan dapat meningkatkan pelayanan kepada jamaah selama Ramadan.
Kegiatan Safari Ramadan berlangsung khidmat dan penuh kehangatan hingga pelaksanaan salat tarawih. Turut hadir dalam kegiatan tersebut Sekretaris Daerah Kota Kendari, unsur Forkopimda, para kepala OPD, Ketua BAZNAS Kota Kendari, camat dan lurah se-Kecamatan Abeli, majelis taklim, serta tokoh masyarakat setempat.








