Kendari, kendarikota.go.id – Sekda Kota Kendari Amir Hasan membuka rapat TPPS Tingkat Kota Kendari dalam aksi konvergensi pencegahan dan percepatan penurunan stunting Tingkat Kota Kendari. Acara ini berlangsung di salah satu hotel di Kota Kendari, Kamis (16/10/2025).
Dalam sambutannya, Sekda Amir Hasan menekankan bahwa rapat TPPS ini merupakan forum penting dalam melakukan evaluasi, koordinasi, dan konsolidasi lintas sektor. Menurutnya, sinergi antarinstansi menjadi kunci utama dalam mencapai target penurunan stunting secara efektif dan berkelanjutan.
“Rapat ini bukan hanya ajang pertemuan, tapi ruang bersama untuk memastikan semua kegiatan yang sudah direncanakan berjalan tepat sasaran. Ini penting untuk mempercepat penurunan angka stunting di Kota Kendari,” ujar Sekda Amir Hasan.

Sekda Kota Kendari juga menjelaskan bahwa, stunting bukan sekadar isu tentang tinggi badan anak yang tidak sesuai usianya, tetapi merupakan indikator yang jauh lebih kompleks dan multidimensional.
“Stunting mencerminkan kualitas hidup masyarakat. Ini menyangkut banyak aspek mulai dari asupan gizi, pola asuh, sanitasi, hingga ketahanan pangan keluarga,” katanya.
Amir Hasan menekankan bahwa karena kerumitan faktor penyebab stunting tersebut, maka diperlukan pendekatan yang komprehensif dan berkesinambungan dalam penanganannya.
Ia mengingatkan bahwa dampak stunting bersifat jangka panjang dan mempengaruhi kualitas generasi masa depan.
“Stunting mengganggu perkembangan kognitif, menurunkan produktivitas, dan meningkatkan risiko penyakit tidak menular saat dewasa. Oleh karena itu, menurunkan angka stunting bukan hanya urusan Dinas Kesehatan, tapi menjadi tanggung jawab seluruh pemangku kepentingan,” tegasnya.

Lebih jauh, Amir Hasan mengapresiasi capaian-capaian yang telah diraih hingga saat ini. Ia menyebut bahwa kerja keras lintas sektor mulai menunjukkan hasil yang nyata. Namun demikian, tantangan masih besar, terutama dalam mencapai target nasional prevalensi stunting sebesar 14 persen pada tahun 2025.
“Waktu kita tinggal sedikit. Maka, dibutuhkan inovasi dan komitmen berkelanjutan dari semua pihak, baik dari pemerintah, dunia usaha, akademisi, maupun masyarakat,” lanjutnya.
Sebagai penutup, Sekda Kota Kendari mengajak seluruh pihak untuk terus menjaga semangat kolaborasi dan menjadikan upaya penurunan stunting sebagai agenda utama pembangunan daerah. Ia optimistis bahwa dengan kerja sama yang kuat dan strategi yang tepat, target penurunan stunting bisa dicapai sesuai harapan.











