Kendari, Kendarikota.go.id – Wakil Wali Kota Kendari, Sudirman, menghadiri pembukaan Silaturahmi Nasional (Silatnas) Gerakan Usaha Pembaruan Pendidikan Islam (GUPPI) yang digelar di Lapangan Terpadu Pesantren Ummusshabri Kendari, Jumat (9/1/2026).
Kegiatan ini merupakan rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-53 Yayasan Ummusshabri Kendari yang turut dimeriahkan dengan Ummusshabri International Expo 2026. Mengusung tema “Sains untuk Masa Depan Global”, expo ini diikuti oleh lima delegasi negara, yakni Filipina, China, Malaysia, Turki, dan Australia.
Kehadiran delegasi internasional tersebut menjadi bagian dari upaya Yayasan Ummusshabri dalam membangun jejaring kerja sama serta kolaborasi global sejak usia dini, khususnya di bidang pendidikan Islam.
Ketua Yayasan Ummusshabri Kendari, Dr. Supriyanto, menjelaskan bahwa Ummusshabri Expo merupakan agenda tahunan dengan tema yang selalu berganti. Setelah tahun sebelumnya mengangkat tema budaya dan bahasa, tahun ini expo difokuskan pada pengenalan dunia sains kepada peserta didik.
“Kalau tahun lalu temanya budaya dan bahasa, sekarang kita fokus pada sains. Tema ini dipilih untuk mengenalkan dan mendekatkan dunia sains kepada peserta didik sejak dini melalui berbagai aktivitas edukatif. Hal ini terlihat dari penampilan anak-anak yang menampilkan para ilmuwan beserta temuannya,” jelasnya.
Dalam kesempatan yang sama, Perwakilan Dewan Pimpinan Pusat (DPP) GUPPI, Prof. Fasli Jalal, memberikan apresiasi kepada Yayasan Ummusshabri yang dinilai berhasil menunjukkan mutu pendidikan madrasah, khususnya dari kawasan Indonesia timur, hingga mampu bersaing di tingkat nasional.
“Ummusshabri menjadi contoh bahwa madrasah mampu menggerakkan perhatian orang tua, masyarakat, serta para pemangku kepentingan dari tingkat kota, provinsi, hingga nasional untuk memperkuat pendidikan Islam,” ujarnya.

Sementara itu, Wakil Wali Kota Kendari, Sudirman, menyampaikan apresiasi atas konsistensi Yayasan Ummusshabri dalam menyelenggarakan pameran tahunan yang memberikan dampak luas, tidak hanya bagi dunia pendidikan, tetapi juga bagi perekonomian daerah.
“Kami sangat mendukung kegiatan ini. Selain mendorong kreativitas anak-anak melalui seni, budaya, dan sains, expo ini juga melibatkan lebih dari 50 pelaku UMKM Kota Kendari,” katanya.
Menurut Sudirman, kegiatan berskala nasional dan internasional seperti ini memberikan dampak ekonomi yang signifikan, khususnya pada sektor perhotelan dan pariwisata di Kota Kendari.
“Banyak tamu dari luar daerah bahkan luar negeri yang datang. Hotel-hotel penuh, dan mereka juga mengunjungi berbagai destinasi wisata di Kendari. Praktik baik seperti ini harus dikembangkan di tempat lain. Ummusshabri menunjukkan bagaimana reformasi pendidikan Islam bisa berjalan dan melahirkan generasi yang mampu bersaing di tingkat lokal maupun global,” pungkasnya.











