Kendari, kendarikota.go.id – Wakil Wali Kota Kendari, Sudirman, mewakili Wali Kota Kendari menghadiri Pelantikan dan Rapat Kerja Dewan Pengurus Cabang Indonesian National Shipowners’ Association (DPC INSA) Kendari Periode 2026–2031 yang digelar di Kendari, Selasa (30/6/2026).

Kegiatan tersebut menjadi momentum penting bagi penguatan sinergi antara pemerintah, pelaku usaha pelayaran, dan seluruh pemangku kepentingan dalam mendukung pertumbuhan ekonomi serta pengembangan sektor maritim di Sulawesi Tenggara.

Dalam sambutan Wali Kota Kendari yang dibacakan oleh Wakil Wali Kota Sudirman, Pemerintah Kota Kendari menyampaikan selamat kepada Ketua DPC INSA Kendari, Nini Rianti, S.P., beserta seluruh jajaran pengurus yang baru dilantik.

“Pemerintah Kota Kendari memberikan dukungan penuh terhadap tumbuh dan berkembangnya dunia usaha pelayaran. Kami percaya bahwa kemajuan sektor pelayaran akan memberikan efek berganda bagi pembangunan kota yang semakin maju, modern, dan berdaya saing,” ujar Sudirman.

Ia menambahkan, tema kegiatan yakni “Memperkuat Sinergi Pelayaran Nasional untuk Mendorong Pertumbuhan Ekonomi dan Daya Saing Maritim Sulawesi Tenggara” sangat relevan dengan posisi Kota Kendari sebagai daerah pesisir yang memiliki potensi maritim besar.

Sementara itu, Ketua DPC INSA Kendari Periode 2026–2031, Nini Rianti, S.P., dalam sambutannya menjelaskan bahwa INSA merupakan organisasi pengusaha kapal nasional yang menjadi wadah bagi pelaku usaha pelayaran Indonesia serta mitra strategis pemerintah dalam perumusan kebijakan di bidang pelayaran, logistik, dan konektivitas laut.
Menurut Nini, tema yang diusung pada pelantikan dan rapat kerja kali ini dipilih untuk memperkuat kolaborasi antara pelaku usaha pelayaran, pemerintah, dan seluruh pemangku kepentingan dalam mendukung pertumbuhan ekonomi daerah.
“Kami berharap DPC INSA Kendari dapat menjadi mitra strategis pemerintah dalam membangun sektor maritim Sulawesi Tenggara, memperkuat kolaborasi antar pelaku usaha, meningkatkan kualitas layanan pelayaran, serta berkontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi daerah,” ujarnya.
Nini juga menyoroti perlunya perhatian terhadap pengusaha kapal lokal di Sulawesi Tenggara agar mampu berkembang dan bersaing di tengah pesatnya aktivitas industri yang terus bertumbuh di daerah ini.
Menurutnya, potensi sektor pelayaran di Sulawesi Tenggara sangat besar seiring berkembangnya industri pertambangan, perdagangan, dan aktivitas ekonomi lainnya. Namun, pelaku usaha lokal masih membutuhkan dukungan dan keberpihakan agar dapat tumbuh menjadi tuan rumah di daerah sendiri.
“Kami berharap adanya sinergi dan dukungan dari pemerintah, baik eksekutif maupun legislatif, agar pengusaha pelayaran lokal dapat berkembang dan berkontribusi lebih besar terhadap perekonomian daerah,” katanya.
Melalui rapat kerja tersebut, DPC INSA Kendari diharapkan dapat melahirkan program-program yang adaptif dan berorientasi pada penguatan sektor pelayaran nasional, sekaligus mendukung peningkatan daya saing maritim Sulawesi Tenggara.
Kegiatan ini turut dihadiri unsur Forkopimda, perwakilan instansi vertikal, pelaku usaha pelayaran, organisasi kepelabuhanan, asosiasi dunia usaha, tokoh masyarakat, serta insan media.








