Rabu, September 2, 2026
Kendarikota.go.id
  • Beranda
  • Berita
  • Pemerintahan
  • Penghargaan
  • Smart City
  • Event
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Berita
  • Pemerintahan
  • Penghargaan
  • Smart City
  • Event
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Kendarikota.go.id
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Berita
  • Pemerintahan
  • Penghargaan
  • Smart City
  • Event
  • Foto
  • Video

Wali Kota Kendari Belajar Konsep Clean, Green and Blue dari Singapura

by Kominfo_1
12 November 2025
in Berita
0
Wali Kota Kendari Belajar Konsep Clean, Green and Blue dari Singapura
312
SHARES
822
VIEWS

Singapura, kendarikota.go.id — Pengalaman Singapura dalam menerapkan konsep Clean, Green and Blue menjadi inspirasi bagi Wali Kota Kendari dr. Hj. Siska Karina Imran, SKM dalam mewujudkan tata kelola lingkungan yang berkelanjutan di Kota Kendari. Kegiatan ini merupakan lanjutan dari rangkaian Kursus Pemantapan Pemimpin Daerah (KPPD) 2025, di mana para kepala daerah peserta, termasuk Wali Kota Kendari, mempelajari langsung sistem pengelolaan lingkungan terintegrasi dari negara yang dikenal paling bersih dan hijau di dunia tersebut.

Dalam sesi pembelajaran yang disampaikan oleh Mr. Colin Goh, Director of Waste Infrastructure Operations & Management Division di National Environment Agency (NEA) Singapore, Selasa (11/11/2025), para peserta mendapatkan wawasan tentang strategi Singapura dalam menjaga keseimbangan antara pembangunan dan pelestarian alam melalui filosofi Clean, Green and Blue — bersih, hijau, dan biru.

Colin Goh menekankan bahwa keterbatasan lahan menjadi pendorong utama inovasi pengelolaan sampah dan penerapan ekonomi sirkular di Singapura. Dengan hanya satu Tempat Pembuangan Akhir (TPA) di Pulau Semakau, pemerintah memastikan setiap ton sampah dikelola dengan efisien.

“Jika tingkat pembuangan seperti saat ini berlanjut, TPA Semakau akan mencapai kapasitas maksimum pada tahun 2035,” ujarnya.

Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa keberhasilan Singapura bertumpu pada sinergi tiga pilar utama: pemerintah sebagai regulator dan pengarah kebijakan, industri sebagai inovator dan pelaksana solusi berkelanjutan, serta masyarakat sebagai pelaku utama perubahan perilaku.

“Kampanye seperti Say Yes to Waste Less dan Recycle Right telah berhasil menumbuhkan budaya tanggung jawab lingkungan di tingkat rumah tangga dan komunitas,” tambahnya.

Singapura menghasilkan sekitar 18.000 ton sampah per hari, di mana 50% didaur ulang dan 48% diubah menjadi energi listrik. Sementara itu, abu hasil pembakaran diolah kembali menjadi material konstruksi ramah lingkungan melalui inovasi NEWSand. Untuk memastikan keberlanjutan jangka panjang, pemerintah menetapkan Singapore Green Plan 2030 dan Zero Waste Masterplan sebagai kerangka besar menuju visi Zero Waste Nation. Tiga target utama yang dicanangkan adalah memperpanjang usia TPA Semakau melampaui tahun 2035, mengurangi sampah ke TPA sebesar 30% per kapita per hari pada 2030, dan meningkatkan tingkat daur ulang nasional hingga 70%.

TPA Semakau sendiri merupakan satu-satunya TPA di dunia yang dibangun di atas laut dengan konsep ramah lingkungan. Dengan luas 350 hektar dan kapasitas 28 juta meter kubik, kawasan ini juga menjadi pusat ekowisata dan riset biodiversitas laut. Melalui Resource Sustainability Act (RSA), Singapura menutup siklus tiga jenis sumber daya utama — sampah kemasan, elektronik, dan makanan. Kebijakan seperti deposit refund scheme untuk botol minuman, biaya kantong plastik di supermarket besar, serta sistem Extended Producer Responsibility (EPR) menjadi langkah nyata dalam membangun tanggung jawab lingkungan bersama antara pemerintah, industri, dan masyarakat.

Sebagai bagian dari rangkaian KPPD, para peserta mengunjungi TuasOne Waste-to-Energy (WtE) Plant, fasilitas pengolahan sampah modern yang menjadi tulang punggung sistem waste-to-energy di Singapura. Dengan kapasitas 3.000 ton per hari dan daya pembangkit 2 x 66,3 MW, fasilitas ini mampu mengurangi volume sampah hingga 90% serta menghasilkan 2.800 MWh listrik per hari. Proyek ini dijalankan melalui skema Kemitraan Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU) / Public-Private Partnership (PPP), di mana pemerintah membeli kapasitas insinerasi penuh dari operator melalui kontrak jangka panjang. Teknologi pengolahan gas buang modern memastikan emisi yang dihasilkan tetap aman bagi lingkungan.

Bagi Wali Kota Kendari, pengalaman ini menjadi sumber inspirasi konkret dalam memperkuat kebijakan dan inovasi pengelolaan sampah di tingkat daerah. Pendekatan Clean, Green and Blue Singapura membuktikan bahwa keberhasilan menjaga lingkungan hanya dapat dicapai melalui perencanaan matang, kebijakan yang konsisten, serta partisipasi aktif masyarakat.

“Kami melihat bagaimana disiplin, teknologi, dan kesadaran publik berpadu untuk menciptakan kota yang bersih dan berkelanjutan. Pengalaman ini menjadi inspirasi bagi kami untuk memperkuat arah pembangunan Kendari agar tidak hanya tumbuh, tetapi juga hijau dan ramah lingkungan,” ujar Wali Kota Kendari usai kunjungan lapangan di TuasOne Waste-to-Energy Plant.

Dengan semangat pembelajaran dari Singapura, Pemerintah Kota Kendari berkomitmen untuk mengadopsi prinsip keberlanjutan dalam pembangunan kota — menuju masa depan Kendari yang Semakin Maju.

Share125Send
Previous Post

Wali Kota Kendari Pelajari Rahasia Sistem Pendidikan Unggul Singapura di LKYSPP

Next Post

Wakil Wali Kota Kendari Pimpin Rapat Persiapan Penilaian Adipura 2025

Related Posts

Wali Kota Kendari Hadiri Seminar Bersama dr. Aisah Dahlan, Tekankan Pentingnya Keluarga Bahagia
Berita

Wali Kota Kendari Hadiri Seminar Bersama dr. Aisah Dahlan, Tekankan Pentingnya Keluarga Bahagia

2 September 2026
801
Pemkot Kendari dan Kantor Pertanahan Tandatangani Kesepakatan Integrasi NIB-NOP
Berita

Pemkot Kendari dan Kantor Pertanahan Tandatangani Kesepakatan Integrasi NIB-NOP

2 September 2026
804
Pemkot Kendari Sosialisasikan Sistem Pengangkutan Sampah Berbasis LPS di Kecamatan Poasia
Berita

Pemkot Kendari Sosialisasikan Sistem Pengangkutan Sampah Berbasis LPS di Kecamatan Poasia

1 September 2026
810
Next Post
Wakil Wali Kota Kendari Pimpin Rapat Persiapan Penilaian Adipura 2025

Wakil Wali Kota Kendari Pimpin Rapat Persiapan Penilaian Adipura 2025

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Wali Kota Kendari Hadiri Seminar Bersama dr. Aisah Dahlan, Tekankan Pentingnya Keluarga Bahagia

Wali Kota Kendari Hadiri Seminar Bersama dr. Aisah Dahlan, Tekankan Pentingnya Keluarga Bahagia

2 September 2026
Pemkot Kendari dan Kantor Pertanahan Tandatangani Kesepakatan Integrasi NIB-NOP

Pemkot Kendari dan Kantor Pertanahan Tandatangani Kesepakatan Integrasi NIB-NOP

2 September 2026
Wali Kota Siska Kolaborasi Bersama Kejaksaan Fasilitasi Nelayan Miliki e-Pas Kecil

Wali Kota Siska Kolaborasi Bersama Kejaksaan Fasilitasi Nelayan Miliki e-Pas Kecil

2 September 2026

Terpopuler

  • Pemkot Kendari Ajak Asosiasi Pengembang Perumahan Lengkapi PSU

    Definisi Gratifikasi Dan Dasar Hukumnya

    8652 shares
    Share 3461 Tweet 2163
  • Serentak, Dinkes Kota Kendari Bakal Gelar Vaksinasi Covid-19 Dosis ke Dua

    4560 shares
    Share 1824 Tweet 1140
  • Pengumuman : Seleksi Pengadaan CPNS lingkup Pemerintah Kota Kendari tahun 2024

    3861 shares
    Share 1544 Tweet 965
  • Wali Kota Kendari Lantik Ratusan Pejabat, Camat Lurah dan Kepala Sekolah

    3388 shares
    Share 1355 Tweet 847
  • Sah! Ini 35 Anggota DPRD Kota Kendari Periode 2019-2024

    3145 shares
    Share 1258 Tweet 786




Kendarikota.go.id

Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Kendari © 2021

Navigate Site

  • About
  • Privacy & Policy
  • Contact Us

Follow Us

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Berita
  • Pemerintahan
  • Penghargaan
  • Smart City
  • Event
  • Foto
  • Video

Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Kendari © 2021