Kendari, kendarikota.go.id – Konferensi Daerah dan Konferensi Cabang PDIP Sulawesi Tenggara serta 17 kabupaten/kota berlangsung di salah satu hotel di Kota Kendari, Senin (24/11/2025). Acara pembukaan turut dihadiri Wali Kota Kendari, dr. Hj. Siska Karina Imran, SKM bersama para fungsionaris partai dan kepala daerah dari berbagai wilayah di Sulawesi Tenggara.
Ketua DPD PDIP Sulawesi Tenggara, Lukman Abunawas, membuka laporan politiknya dengan menegaskan capaian besar partai pada Pemilu Legislatif 2024. PDIP menjadi partai dengan kursi terbanyak di DPRD kabupaten/kota dan provinsi, total 81 kursi.
“Ini hasil kerja bersama seluruh kader yang tetap solid bersama rakyat,” ujarnya.

Lukman memaparkan lima pilar utama pembangunan yang diperkuat PDIP di Sultra: pertanian, kelautan dan perikanan, pertambangan, kepemudaan, serta budaya dan pariwisata. Ia menekankan pentingnya sinkronisasi program partai dengan visi pembangunan provinsi.
“Potensi besar ini harus dimanfaatkan untuk kesejahteraan rakyat. Semua kader wajib bergerak di lapangan,” tegasnya.
Pada sektor pertanian, DPC di seluruh kabupaten/kota diwajibkan memanfaatkan lahan produktif dan mendukung program pangan daerah. Sementara sektor kelautan dan perikanan menjadi prioritas karena 72,5 persen wilayah Sultra merupakan perairan. Di sisi lain, sektor pertambangan diakui sebagai kekuatan ekonomi dengan kabupaten penghasil nikel terbesar nasional berada di Sultra.
Gubernur Sulawesi Tenggara, Andi Sumangerukka, yang hadir memberikan sambutan, mengapresiasi kontribusi politik PDIP dalam menjaga stabilitas dan mendorong pembangunan daerah. Ia menekankan pentingnya peran partai politik sebagai sarana check and balance.
“Kami tidak bisa bekerja sendiri. Kritik dan kontrol itu penting agar pemerintahan berjalan sesuai harapan rakyat,” ucapnya.

Gubernur juga menyinggung pentingnya inovasi daerah dalam mengolah sumber daya alam secara berkelanjutan. Ia menyoroti masih rendahnya nilai tambah yang diterima daerah atas kekayaan sumber daya alam.
“Kita harus kreatif dan tidak pasrah pada kondisi. Kita ingin Sultra mandiri dan maju,” katanya.
Dari Dewan Pimpinan Pusat, hadir Wakil Bendahara Umum Bidang Internal, Rudianto Tjen, mewakili Ketua DPP PDIP. Ia menyampaikan apresiasi atas capaian struktur PDIP Sultra periode 2019–2025 dan meminta seluruh kader memperkuat soliditas menghadapi periode baru.
“Kita satu keluarga dalam perjuangan. Perbedaan itu untuk saling melengkapi, bukan memecah,” ujarnya.
Konferda dan Konfercab ini menjadi forum konsolidasi untuk menetapkan arah perjuangan lima tahun ke depan, termasuk penyusunan struktur baru mulai tingkat provinsi hingga PAC. Acara resmi dibuka oleh DPP PDIP dan dilanjutkan dengan pembahasan internal partai sebagai agenda utama.










