Kendari, kendarikota.go.id – Semangat kebersamaan mewarnai pelaksanaan Bhayangkara Sultra Run dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke-80 di Kota Kendari. Wali Kota Kendari, dr. Hj. Siska Karina Imran, SKM, turut ambil bagian bersama Wakil Gubernur Sulawesi Tenggara Hugua, Kapolda Sultra Irjen Pol. Dr. Himawan Bayu Aji, serta jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Sulawesi Tenggara, Minggu (5/7/2026).

Wali Kota Kendari bersama unsur Forkopimda mengikuti kategori lari sejauh sekitar tiga kilometer dengan rute dimulai dari Tugu Religi, melintasi Jalan Ahmad Yani, Jalan Antero Hamra, Jalan Supu Yusuf, Jalan Tebaununggu, kemudian kembali finis di kawasan Tugu Religi depan Kantor Wali Kota Kendari. Jalur tersebut berbeda dengan peserta kategori lari delapan kilometer yang juga menjadi bagian dari Bhayangkara Sultra Run.

Setelah menyelesaikan lintasan, Wali Kota Kendari bersama Forkopimda mengikuti senam bersama yang diikuti ribuan peserta sebagai penutup rangkaian olahraga massal tersebut.

Kapolda Sulawesi Tenggara Irjen Pol. Dr. Himawan Bayu Aji mengatakan, Bhayangkara Sultra Run merupakan bagian dari rangkaian peringatan Hari Bhayangkara ke-80 yang tahun ini mengusung tema “Polri untuk Masyarakat”.

Menurutnya, kegiatan tersebut bukan sekadar ajang olahraga, tetapi menjadi simbol semangat pengabdian, kebersamaan, dan upaya mempererat hubungan antara Polri dengan masyarakat.

“Melalui Bhayangkara Run ini kami ingin menghadirkan semangat kebersamaan sekaligus mengajak masyarakat menerapkan pola hidup sehat. Semoga momentum ini semakin mempererat hubungan antara Polri dan masyarakat menuju Sulawesi Tenggara yang lebih sehat, harmonis, dan sejahtera,” ujar Kapolda.

Pada kesempatan itu, Kapolda juga meluncurkan inovasi pelayanan SIMPUL (SIM Masuk Pulau), sebuah program penerbitan Surat Izin Mengemudi yang ditujukan bagi masyarakat di wilayah kepulauan dan daerah terpencil di Sulawesi Tenggara.
Ia menjelaskan, program tersebut dirancang untuk mendekatkan pelayanan kepolisian kepada masyarakat yang selama ini harus menempuh perjalanan jauh menuju lokasi pelayanan SIM.
Sementara itu, Wakil Gubernur Sulawesi Tenggara Hugua mengapresiasi inovasi Polda Sultra yang dinilai semakin mendekatkan pelayanan kepada masyarakat, khususnya warga yang berada di wilayah kepulauan.
“Keamanan dan ketertiban merupakan fondasi utama pembangunan daerah sehingga sinergi antara pemerintah dan kepolisian harus terus diperkuat,” ungkapnya.
Ia juga menilai Bhayangkara Sultra Run tidak hanya menghadirkan semangat sportivitas dan gaya hidup sehat, tetapi turut mendukung pengembangan sektor pariwisata melalui konsep sport tourism yang mampu menarik kunjungan masyarakat dan memperkenalkan potensi Sulawesi Tenggara kepada khalayak yang lebih luas.
Melalui kegiatan tersebut, sinergi antara pemerintah daerah, TNI-Polri, dunia usaha, dan masyarakat diharapkan semakin kuat dalam mewujudkan Sulawesi Tenggara yang aman, sehat, serta terus berkembang sebagai daerah yang maju dan berdaya saing.








