Kendarikota.go.id – Wali Kota Kendari H.Sulkarnain Kadir, memaparkan rencana pemerintah Kota Kendari untuk melakukan peminjaman dana pada PT Sarana Multi Infrastruktur (SMI) tahun 2021, di salah satu hotel di Kendari Selasa (4/8/2020) malam.
Wali Kota Kendari mengatakan, pinjaman dana ini dilakukan untuk memperbaiki postur APBD Kota Kendari yang beberapa tahun terakhir terjadi defisit.

Dana pinjaman ini lanjut wali kota rencananya akan digunakan untuk membiayai pembangunan dua proyek yakni pembangunan Rumah Sakit type D di Kecamatan Puuwatu dan pembangunan jalan dan jembatan kembar di Kali Kadia.
” Syarat pinjaman ini salah satunya objek yang mendapat bantuan bisa memberikan sumbangan pendapatan daerah atau stimulan peningkatan ekonomi bagi wilayah sekitar,” ungkapnya.
Rumah Sakit type D kata Wali kota, diprediksi bisa memberikan sumbangan PAD Rp.20 miliar – Rp.35 miliar setiap tahun, sedangkan pembangunan dua ruas jalan untuk memecah kemacetan dari wilayah Andonohu melalui jalan Z.A Sugianto depan RSUD Kendari.
Pembukaan jalan ini juga bisa membuka pertumbuhan baru di wilayah sekitar kali Kadia.
Sementara itu sejumlah anggota DPRD Kota Kendari yaitu La Ode Inarto, LD Asar dan Samsuddin Rahim mengusulkan, Pemkot Kendari mengkaji ulang rencana pinjaman itu karena saat ini bukan momen yang tepat karena diprediksi akan terjadi resesi.
Sedangkan anggota DPRD lainnya Husain Mahmud, mendukung rencana Pemkot ini, karena pinjaman yang diberikan cukup lunak dan jangka pengembaliannya yang terbilang panjang hingga 10 tahun.

Rencananya Pemerintah Kota Kendari akan meminjam anggaran sebesar Rp.146,5 miliar untuk pembangunan rumah sakit tipe D dan Rp. 203 miliar untuk pembangunan jalan, sehingga total pinjaman yang direncanakan sekira Rp. 349 miliar.













