Kendarikota.go.id – Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dalduk dan KB) Kota Kendari, melakukan Kegiatan Pertemuan Kelompok Kerja (Pokja) Kampung KB secara marathon mulai 9 hingga 27 Januari 2020 di 27 Kampung KB yang berada di 27 Kelurahan yakni Kelurahan Anggilowu, Wawombalata, Labibia, Anggoeya, Matabubu, Andounohu, Lalolara, Mokoau, Anggalomelai, Talia, Lepo-Lepo, Baruga, Watubangga, Kadia, Wua-Wua, Anawai, Punggolaka, Lalodati, Purirano, Kasilampe, Kampung Salo, Watu-watu, Benu-Benua, Bungkutoko, Sambuli, Petoaha, Puuwatu.

Kegiatan ini dilaksanakan di Kantor UPTD, Kantor Kelurahan, Rumah Warga (Kader), Rumah Data/Posyandu di Masing-Masing Kampung KB, dihadiri Camat, Lurah, Tokoh adat, Tokoh Masyarakat Lainnya serta 20 orang Anggota Pokja diSetiap Kelurahan (Kampung KB).
Pertemuan ini bertujuan untuk mengevaluasi jalannya program kampung KB di Tahun 2019 serta membahas permasalahan yang terjadi didalam lingkungan Kampung KB dengan menerapkan 8 Fungsi Keluarga yakni Fungsi Agama, Lingkungan, Ekonomi, Sosialisasi dan Pendidikan, Reproduksi, Perlindungan, Cinta dan Kasih Sayang serta fungsi Sosial Budaya.

Kepala Unit Pelayanan Teknis – Keluarga Berencana, (Ka. UPT-KB) Kelurahan Purirano, Kec.Kendari Nurrahmah, S.Sos Dalam salah satu pertemuan pokja di Kelurahan Prirano menjelaskan Sasaran capaian indikator di tahun 2019 belum maksimal dikarenakan terdapat kendala-kendala internal maupun eksternal.
“Kendala yang kami hadapi lebih banyak karena kurangnya pemahaman dan pelayanan Khususnya di Metode Operasi Wanita (MOW) yang rencana tindak lanjutnya tengah dibahas didalam pertemuan Kelompok Kerja (Pokja) ini” Ujar Nurrahamah.

























