kendari, kendarikota.go.id – Kepedulian terhadap masyarakat yang masih tinggal di rumah tidak layak huni mendapat perhatian melalui program bedah rumah yang dilaksanakan Polresta Kendari dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke-80. Dari total 10 unit rumah yang menjadi sasaran, lima unit telah rampung dan diserahkan kepada penerima manfaat.

Penyerahan rumah hasil bedah rumah berlangsung di Kelurahan Bende, Kota Kendari, Jumat (4/9/2026).

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari rangkaian program sosial Polri sekaligus wujud kolaborasi antara Polresta Kendari dan Pemerintah Kota Kendari.

Adapun rumah yang menjadi sasaran program tersebar di sejumlah wilayah, yakni Kelurahan Bende, Kelurahan Anggoeya, tiga unit di Kelurahan Alolama, Kelurahan Baruga, Kelurahan Benubenua, Kelurahan Punggolaka dan Kelurahan Pondambea.

Wali Kota Kendari dr. Hj. Siska Karina Imran, SKM, menyampaikan apresiasi kepada jajaran Polresta Kendari atas kepedulian terhadap kebutuhan dasar masyarakat.

Menurut Wali Kota Siska, rumah merupakan salah satu kebutuhan pokok sekaligus bagian dari standar pelayanan minimum (SPM) yang harus menjadi perhatian pemerintah.

“Pemerintah Kota Kendari sangat berterima kasih dan mengapresiasi atas segala bentuk perhatian dari Polresta Kendari dalam rangka menyongsong Hari Bhayangkara ke-80, dengan melaksanakan kegiatan sosial, contohnya pembangunan rumah tidak layak huni,” ujar Wali Kota Siska.

Wali Kota Kendari mengungkapkan, berdasarkan data tahun 2026, masih terdapat sekitar 3.077 rumah tidak layak huni di Kota Kendari yang membutuhkan penanganan secara bertahap.
Karena itu, menurut Wali Kota Siska, program bedah rumah yang dilakukan bersama Polresta Kendari memberikan kontribusi nyata dalam mengurangi persoalan tersebut. Terlebih, Pemkot Kendari juga telah memperoleh bantuan sekitar 1.200 unit untuk penanganan rumah tidak layak huni.
“Bicara rumah, bicara tentang kebutuhan pokok. Dengan kata lain, bicara rumah juga bicara tentang SPM yang harus sesegera mungkin kita perhatikan,” katanya.
Ketua Komwil VI APEKSI ini menilai, kolaborasi tersebut sejalan dengan visi Pemerintah Kota Kendari untuk mewujudkan kota layak huni yang semakin maju, berdaya saing, adil, sejahtera dan berkelanjutan.
Sementara itu, Kapolresta Kendari Kombes Pol Edwin Luis Sengka mengatakan, program bedah rumah merupakan salah satu agenda sosial yang dicanangkan Mabes Polri dalam rangka memperingati HUT ke-80 Bhayangkara.
Namun, pelaksanaan program tersebut tidak berhenti pada instruksi. Polresta Kendari kemudian berkoordinasi dengan Pemerintah Kota Kendari untuk mencari solusi agar program dapat direalisasikan dengan cepat dan tepat sasaran.
“Koordinasi itu bukan berarti melanggar aturan, tapi menghasilkan solusi. Dan inilah solusi yang ada,” kata Kapolresta.
Dari total 10 rumah yang ditargetkan, lima unit telah selesai dan diserahkan kepada penerima manfaat. Sementara lima unit lainnya masih dalam proses pengerjaan dan selanjutnya akan dituntaskan melalui program Pemerintah Kota Kendari.
Kapolresta Edwin menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Kota Kendari dan seluruh pihak yang ikut mendukung pelaksanaan program tersebut. Kapolresta berharap rumah yang telah dibedah dapat memberikan kenyamanan dan kebahagiaan baru bagi keluarga penerima.
Kapolresta juga meminta penerima bantuan menjaga rumah yang telah diperbaiki agar manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang.
“Kiranya rumah ini bisa membawa kebahagiaan bagi keluarga Bapak/Ibu sekalian. Tidak bocor saat hujan, tidur juga sudah nyenyak,” ujarnya.
Program tersebut sekaligus menunjukkan bahwa penanganan rumah tidak layak huni membutuhkan kerja bersama lintas sektor. Pemerintah daerah, kepolisian dan berbagai pemangku kepentingan dapat saling melengkapi untuk mempercepat pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat.
Melalui momentum Hari Bhayangkara ke-80, Polresta Kendari berharap semangat pengabdian dan kedekatan dengan masyarakat terus diperkuat, sekaligus memberikan manfaat nyata bagi warga Kota Kendari.








