Kendari, kendarikota.go.id – Sekretaris Daerah Kota Kendari, Amir Hasan, menghadiri kegiatan Advokasi dan Sosialisasi Pencegahan Kekerasan terhadap Perempuan serta Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) kepada para pengambil kebijakan dan pemangku kepentingan tingkat kabupaten/kota. Kegiatan tersebut berlangsung di Aula Kantor Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Kendari, Jalan Balaikota III, Kelurahan Pondambea, Rabu (5/8/2026).

Kegiatan ini diselenggarakan Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak sebagai upaya memperkuat sinergi pemerintah daerah bersama seluruh pemangku kepentingan dalam mencegah terjadinya kekerasan terhadap perempuan serta tindak pidana perdagangan orang yang hingga kini masih menjadi persoalan serius di berbagai daerah.

Mewakili Wali Kota Kendari, Sekretaris Daerah Kota Kendari Amir Hasan menyampaikan bahwa kekerasan terhadap perempuan dan TPPO merupakan kejahatan yang melanggar hak asasi manusia serta berdampak luas terhadap kehidupan sosial, ekonomi, maupun masa depan para korban.

Menurut Sekda, penanganan persoalan tersebut tidak dapat dilakukan oleh satu pihak saja, melainkan membutuhkan kolaborasi seluruh elemen, mulai dari pemerintah, aparat penegak hukum, dunia pendidikan, organisasi masyarakat, hingga masyarakat itu sendiri.

“Melalui kegiatan advokasi dan sosialisasi ini, kita berharap lahir komitmen bersama untuk memperkuat langkah-langkah pencegahan sekaligus meningkatkan kepedulian terhadap perlindungan perempuan dan kelompok rentan,” ujar Sekda Amir Hasan.

Sekda juga menegaskan bahwa, Pemerintah Kota Kendari terus berkomitmen mendukung berbagai program perlindungan perempuan dan anak melalui penguatan kebijakan, peningkatan layanan, serta edukasi kepada masyarakat.
Jenderal ASN Kota Kendari ini, mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk memperkuat koordinasi dan membangun sistem perlindungan yang responsif, sehingga setiap kasus kekerasan maupun perdagangan orang dapat dicegah sejak dini.
Selain itu, masyarakat juga diharapkan berani melaporkan apabila mengetahui adanya dugaan kekerasan terhadap perempuan maupun praktik perdagangan orang agar dapat segera ditindaklanjuti oleh instansi yang berwenang.
Workshop ini menjadi wadah berbagi informasi, pengalaman, serta strategi dalam memperkuat pencegahan kekerasan terhadap perempuan dan TPPO melalui pendekatan yang komprehensif dan berkelanjutan.
Melalui kegiatan tersebut, diharapkan terbangun sinergi yang semakin kuat antara pemerintah daerah dan seluruh pemangku kepentingan dalam menciptakan Kota Kendari yang aman, ramah, serta memberikan perlindungan maksimal bagi perempuan dan seluruh masyarakat.








