Kendari, kendarikota.go.id – Pemerintah Kota (Pemkot) Kendari menjadikan momentum Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia tahun 2026 sebagai gerakan bersama untuk membangun budaya hidup bersih di seluruh wilayah Kota Kendari. Mengawali rangkaian kegiatan tersebut, Pemkot Kendari mulai melakukan penilaian kebersihan kantor dan lingkungan secara serentak pada Senin (10/8/2026).

Penilaian dan evaluasi kebersihan ini menyasar berbagai tingkatan, mulai dari kantor Organisasi Perangkat Daerah (OPD), tingkat kelurahan, lingkungan Rukun Warga (RW), kawasan permukiman masyarakat, hingga kantor instansi vertikal yang beroperasi di wilayah Kota Kendari.

Ketua Tim Penilai Kebersihan HUT ke-81 RI Staf Ahli Bidang Ekonomi, Keuangan, dan Pembangunan Kota Kendari, Alda Kesutan Lapae, menegaskan bahwa seluruh proses evaluasi dilakukan secara objektif dan independen.
“Tim turun langsung ke lapangan untuk menilai kebersihan kantor dan lingkungan sekitar, termasuk kawasan kelurahan hingga RW. Penilaian dilakukan secara fleksibel, independen, dan tidak berpihak,” ujar Alda.

Guna mengoptimalkan efektivitas dan jangkauan wilayah, tim penilai dibagi menjadi empat kelompok, di mana Tim I menyisir wilayah Kecamatan Baruga, Kambu, Abeli, dan Poasia; Tim II bertugas di Kecamatan Kendari, Kendari Barat, dan Nambo; Tim III menjangkau Kecamatan Mandonga dan Kadia; serta Tim IV secara khusus melakukan evaluasi kebersihan di lingkungan kantor instansi lingkup Pemkot Kendari.

Lebih Lanjut, Alda menyampaikan bahwa kegiatan ini bukan sekadar perlombaan tahunan, melainkan sarana edukasi bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) dan masyarakat untuk menjadikan kebersihan sebagai kebiasaan mendasar.
“Tujuannya adalah membudayakan hidup bersih di lingkungan masing-masing secara konsisten. Kebersihan berkaitan erat dengan kenyamanan, kesehatan, kualitas pelayanan publik di Kota Kendari,” jelasnya.

Pemerintah Kota Kendari berharap gerakan kebersihan ini tidak berhenti pada seremoni atau perlombaan semata, melainkan mampu menumbuhkan kesadaran kolektif agar budaya bersih menjadi karakter dan gaya hidup seluruh elemen masyarakat. Selain itu, Pemkot Kendari berharap hasil evaluasi ini dapat menjadi pijakan kuat dalam mempertahankan predikat kota yang bersih, nyaman, dan aman, sekaligus memantapkan kesiapan daerah dalam menghadapi penilaian Adipura.
Pengumuman capaian terbaik akan disampaikan setelah puncak perayaan HUT ke-81 RI, di mana para peserta terbaik akan menerima piagam penghargaan dan hadiah atas partisipasi dan komitmen mereka dalam menjaga kebersihan.








