Kendari, kendarikota.go.id – Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) Kota Kendari turut berpartisipasi dalam rangkaian kegiatan Sultra Maimo 2026 melalui Talkshow Inovasi Sistem Pembayaran dan Perlindungan Konsumen yang digelar di The Park Mall Kendari, Sabtu (8/8/2026).

Kegiatan tersebut mengangkat topik “Penguatan Literasi dan Inklusi Keuangan melalui Program Satu Rekening Satu Pelajar (KEJAR)”. Asisten II Sekretariat Daerah Kota Kendari, Nismawati, yang juga Koordinator Teknis TPAKD, hadir sebagai narasumber dalam kegiatan tersebut.

Ia menyampaikan materi bertajuk “Implementasi Program KEJAR dalam Mendukung Generasi Cerdas Finansial” yang menekankan pentingnya membangun pemahaman dan kebiasaan mengelola keuangan sejak usia dini.

Nismawati menjelaskan, Pemerintah Kota Kendari terus menunjukkan komitmennya dalam memperkuat literasi dan inklusi keuangan masyarakat, khususnya kalangan pelajar.

“Komitmen tersebut antara lain diwujudkan melalui Surat Keputusan Wali Kota Kendari tentang pembentukan TPAKD, Surat Edaran terkait akselerasi Program KEJAR, serta kebijakan untuk mendorong budaya menabung di kalangan pelajar,” ujarnya.

Selain regulasi, Pemkot Kendari juga telah memperkuat implementasi Program KEJAR melalui kerja sama dengan lembaga perbankan. Di antaranya melalui penandatanganan kesepakatan bersama antara Pemerintah Kota Kendari dengan Bank Sultra Cabang Utama Kendari serta BPR Bahteramas Provinsi Sulawesi Tenggara untuk mendukung Program Satu Rekening Satu Pelajar.

Berdasarkan data yang disampaikan, jumlah pelajar di bawah naungan Dinas Pendidikan Kota Kendari mencapai 55.763 orang, terdiri atas 40.466 siswa SD dan 15.297 siswa SMP. Dari jumlah tersebut, sebanyak 50.537 pelajar telah memiliki rekening atau mencapai 90,63 persen.
Sementara itu, pelajar di bawah naungan Kementerian Agama berjumlah 10.282 orang dan seluruhnya telah memiliki rekening. Dengan demikian, total pelajar Kota Kendari mencapai 66.045 orang, dengan 60.819 pelajar atau 92,09 persen telah memiliki rekening.
Untuk mempercepat capaian Program KEJAR, TPAKD Kota Kendari mendorong penguatan regulasi, peningkatan koordinasi lintas instansi, serta kolaborasi dengan OJK, Bank Indonesia, LPS, Bank Sultra, BPR, Bursa Efek, dan Baznas. Strategi lainnya yakni mengaktifkan program Bank Goes to School serta mengintegrasikan gerakan menabung dengan program Bank Sampah yang dilaksanakan Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan.
Melalui kegiatan tersebut, TPAKD Kota Kendari berharap Program KEJAR tidak hanya meningkatkan jumlah kepemilikan rekening pelajar, tetapi juga membentuk generasi yang memiliki pemahaman dan perilaku keuangan yang baik.
Sinergi antara pemerintah, sekolah, guru, orang tua, perbankan, dan berbagai pemangku kepentingan dinilai menjadi kunci dalam menciptakan generasi muda yang cerdas finansial sekaligus mampu menggunakan layanan keuangan dan sistem pembayaran secara aman dan bertanggung jawab.








