Minggu, Agustus 30, 2026
Kendarikota.go.id
  • Beranda
  • Berita
  • Pemerintahan
  • Penghargaan
  • Smart City
  • Event
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Berita
  • Pemerintahan
  • Penghargaan
  • Smart City
  • Event
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Kendarikota.go.id
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Berita
  • Pemerintahan
  • Penghargaan
  • Smart City
  • Event
  • Foto
  • Video

Wali Kota Kendari Dorong Penguatan TPK dan Sinergi Lintas OPD Percepat Penurunan Stunting

by Kominfo_1
26 Agustus 2026
in Berita
0
Wali Kota Kendari Dorong Penguatan TPK dan Sinergi Lintas OPD Percepat Penurunan Stunting
324
SHARES
852
VIEWS

Kendari, kendarikota.go.id — Wali Kota Kendari, dr Hj. Siska Karina Imran, SKM., menegaskan pentingnya penguatan Tim Pendamping Keluarga (TPK) dan sinergi lintas organisasi perangkat daerah (OPD) dalam mempercepat penanganan, pencegahan, dan penurunan stunting di Kota Kendari.

Hal tersebut disampaikan Wali Kota Siska Karina Imran saat membuka kegiatan Advokasi dan Promosi Bangga Kencana oleh Pokja kepada Stakeholder terkait Gerakan Orang Tua Asuh serta Penguatan Tim Pendamping Keluarga Tingkat Kota Kendari Tahun 2026 di Aula Samaturu Balai Kota Kendari, Rabu (26/8/2026).

Dalam sambutannya, Wali Kota Siska menyampaikan bahwa TPK merupakan salah satu ujung tombak pemerintah dalam memberikan pendampingan kepada keluarga, khususnya keluarga yang memiliki faktor risiko melahirkan anak stunting.

“Stunting ini bukan hanya persoalan tinggi badan anak, tetapi merupakan indikator kekurangan gizi kronis yang dapat berdampak terhadap kualitas kehidupan seseorang, baik dari aspek kesehatan, pendidikan maupun produktivitas di masa dewasa,” ujar Wali Kota Siska.

Menurutnya, stunting juga menjadi ancaman terhadap kualitas sumber daya manusia dan daya saing daerah maupun bangsa. Karena itu, penanganannya tidak dapat dibebankan hanya kepada sektor kesehatan atau Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana.

Wali Kota Siska menjelaskan, prevalensi stunting Kota Kendari berdasarkan Survei Status Gizi Indonesia (SSGI) tercatat sebesar 25,7 persen pada 2023 dan turun menjadi 24,4 persen pada 2024 berdasarkan Survei Kesehatan Indonesia (SKI). Sementara berdasarkan data e-PPGBM, pada Desember 2025 angka stunting Kota Kendari tercatat sekitar 1,73 persen.

Ia juga menyampaikan bahwa intervensi program Makan Bergizi Gratis (MBG) bagi keluarga berisiko stunting, yang mencakup ibu hamil, ibu menyusui, bayi dan balita, di Kota Kendari telah menjangkau 12.720 sasaran atau sekitar 86 persen dari target 14.797 sasaran.

Sementara itu, hingga Agustus 2026, pendampingan keluarga oleh TPK yang tercatat dalam aplikasi Elsimil mencapai 3.349 sasaran, terdiri atas pendampingan calon pengantin sebanyak 374 pasangan, ibu hamil 823 orang, ibu pasca persalinan 308 orang, serta keluarga dengan bayi dan balita sebanyak 1.844 sasaran.

Wali Kota Siska menilai angka tersebut menunjukkan bahwa pencegahan stunting membutuhkan kerja yang konsisten, terukur, dan dilakukan sedekat mungkin dengan keluarga.

Penanganan Stunting Harus Terintegrasi

Dalam kesempatan tersebut, Wali Kota Siska menekankan bahwa persoalan stunting memiliki banyak faktor penyebab sehingga membutuhkan keterlibatan seluruh pihak.

“Bicara stunting bukan hanya KB, bukan hanya Dalduk, tetapi semua. Kita harus memperhatikan rumahnya, bagaimana keluarganya, bagaimana dia tidur, bagaimana dapurnya, bagaimana jambannya, bagaimana selokan di sampingnya,” tegasnya.

Bunda PAUD Kota Kendari ini, menyebut sejumlah faktor yang perlu menjadi perhatian, antara lain kondisi sanitasi, perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS), pola asuh, pemenuhan gizi, kondisi lingkungan tempat tinggal, serta kesiapan calon orang tua sebelum kehamilan.

Menurutnya, keluarga yang masuk dalam kategori berisiko harus mendapatkan pendampingan sejak dini agar tidak berkembang menjadi kasus stunting.

“Kalau yang anak sudah terkena stunting, ini urusan intervensi kesehatan. Tetapi yang faktor risiko, ini yang harus kita dampingi secara keseluruhan agar tidak naik status menjadi penderita,” jelasnya.

Wali Kota Siska juga menekankan pentingnya kesiapan calon ibu sebelum kehamilan, termasuk pemenuhan kebutuhan gizi dan pemeriksaan kesehatan. Menurutnya, pendampingan sejak masa calon pengantin menjadi bagian penting dalam memastikan kehamilan dan pertumbuhan anak berjalan optimal.

TPK Tidak Sekadar Mendata

Wali Kota Kendari mengingatkan seluruh TPK agar tidak memandang tugas mereka sebatas melakukan pendataan. TPK memiliki peran strategis sebagai pendamping, edukator, fasilitator pelayanan, pemantau kondisi keluarga, sekaligus penghubung antara pemerintah dan masyarakat.

Wali Kota Siska menyebut sejumlah tugas penting TPK, di antaranya melakukan pendampingan kepada calon pengantin atau pasangan usia subur, ibu hamil, ibu pasca persalinan, serta keluarga yang memiliki anak usia 0–59 bulan.

Selain itu, TPK juga bertugas mengidentifikasi keluarga berisiko stunting, memberikan edukasi mengenai kesehatan, gizi, pola asuh, sanitasi dan perilaku hidup sehat, membantu keluarga memperoleh akses terhadap pelayanan kesehatan dan sosial, serta melakukan pemantauan dan pelaporan hasil pendampingan.

“TPK hadir bukan hanya sebagai pendamping keluarga, tetapi juga sebagai pemberi edukasi, penghubung, pelayan, dan sahabat bagi keluarga,” katanya.

Wali Kota meminta TPK aktif berkoordinasi dengan puskesmas dan fasilitas pelayanan kesehatan terdekat apabila menemukan keluarga yang membutuhkan intervensi.

Perkuat Sinergi 12 OPD

Wali Kota Siska juga menyoroti pentingnya keterlibatan seluruh OPD dalam upaya penurunan stunting. Wali Kota menyebut penanganan stunting harus dilakukan secara terintegrasi dan terpadu, sehingga tidak hanya menjadi tugas TPK maupun Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana.

Menurutnya, Pemerintah Kota Kendari telah membentuk Satgas Stunting yang melibatkan sejumlah OPD terkait dan terus melakukan evaluasi terhadap perkembangan penanganan stunting.

“Kalau kita bicara advokasi dan promosi, apalagi pendampingan, pendampingan ini harus terintegrasi, harus terpadu. Bukan hanya TPK dengan Dalduk saja, tetapi semua OPD harus hadir,” tegasnya.

Wali Kota meminta seluruh pihak memiliki pemahaman dan target yang sama dalam menangani persoalan stunting di Kota Kendari.

Wali Kota Siska juga mengungkapkan bahwa jumlah anak yang sebelumnya mengalami stunting telah mengalami penurunan dan saat ini masih terdapat sekitar 462 anak yang perlu mendapatkan perhatian dan intervensi agar dapat keluar dari kondisi tersebut.

Di sisi lain, terdapat sekitar 10 ribu keluarga atau sasaran yang memiliki faktor risiko yang harus menjadi perhatian bersama agar tidak berkembang menjadi kasus stunting baru.

“Target kita adalah bagaimana yang sudah terkena stunting kita turunkan menjadi zero, menjadi nol. Lalu yang 10 ribu ini kita harus tahu faktor risikonya apa, sehingga secara sistematis kita cegah jangan sampai menjadi penderita stunting,” ujarnya.

Gerakan Bersama Menuju Kendari Zero Stunting

Wali Kota Siska meminta seluruh TPK menjalankan tugas dengan penuh semangat dan menyampaikan berbagai kendala yang dihadapi di lapangan kepada pemerintah agar dapat segera dicarikan solusi.

Wali Kota menegaskan, keberhasilan program penurunan stunting sangat bergantung pada kekuatan koordinasi antara pemerintah, tenaga pendamping, tenaga kesehatan, kader, keluarga, masyarakat, dunia usaha, dan seluruh stakeholder.

“Kalau Bapak-Ibu tidak semangat, kalau kendor, sudah pasti harapan kita semua akan sirna. Jadi Bapak-Ibu semua harus semangat,” pesannya kepada para TPK.

Sebelum mengakhiri sambutan, wali Kota Siska mengajak seluruh pihak untuk bekerja bersama dan bergerak bersama dalam memastikan setiap keluarga mendapatkan pendampingan dan intervensi yang dibutuhkan.

“Mari kita bekerja bersama, bergerak bersama dan memastikan tidak ada keluarga yang menghadapi persoalan ini. Target kita adalah zero stunting di Kota Kendari,” pungkasnya.

Turut hadir dalam kegiatan ini, Wakil Wali Kota Kendari Sudirman, Sekretaris Daerah Kota Kendari, jajaran Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana, para kepala UPTD-KB, penyuluh KB, kader, TPK, serta sejumlah mitra dan stakeholder.

Share130Send
Previous Post

Wali Kota Kendari Ikuti Apel Siaga Karhutla dan Kekeringan Sultra 2026

Next Post

Tinjau TPA Puuwatu, Wali Kota Siska Tekankan Pemilahan Sampah Jadi Kunci Sukses TPST 2027

Related Posts

Ketua Kwarcab Kota Kendari Lantik 42 Pengurus MABISAKA dan PINSAKA Pramuka Anti Narkoba
Berita

Ketua Kwarcab Kota Kendari Lantik 42 Pengurus MABISAKA dan PINSAKA Pramuka Anti Narkoba

29 Agustus 2026
861
Kabar Baik Mahasiswa Kendari, Pemkot Siapkan Beasiswa untuk D3 hingga S3
Berita

Kabar Baik Mahasiswa Kendari, Pemkot Siapkan Beasiswa untuk D3 hingga S3

28 Agustus 2026
876
Wali Kota Siska Terima KEJAR Award 2026, Kendari Jadi Wilayah Implementasi Terbaik se-Sulawesi
Berita

Wali Kota Siska Terima KEJAR Award 2026, Kendari Jadi Wilayah Implementasi Terbaik se-Sulawesi

28 Agustus 2026
911
Next Post
Tinjau TPA Puuwatu, Wali Kota Siska Tekankan Pemilahan Sampah Jadi Kunci Sukses TPST 2027

Tinjau TPA Puuwatu, Wali Kota Siska Tekankan Pemilahan Sampah Jadi Kunci Sukses TPST 2027

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Ketua Kwarcab Kota Kendari Lantik 42 Pengurus MABISAKA dan PINSAKA Pramuka Anti Narkoba

Ketua Kwarcab Kota Kendari Lantik 42 Pengurus MABISAKA dan PINSAKA Pramuka Anti Narkoba

29 Agustus 2026
Kabar Baik Mahasiswa Kendari, Pemkot Siapkan Beasiswa untuk D3 hingga S3

Kabar Baik Mahasiswa Kendari, Pemkot Siapkan Beasiswa untuk D3 hingga S3

28 Agustus 2026
Wali Kota Siska Terima KEJAR Award 2026, Kendari Jadi Wilayah Implementasi Terbaik se-Sulawesi

Wali Kota Siska Terima KEJAR Award 2026, Kendari Jadi Wilayah Implementasi Terbaik se-Sulawesi

28 Agustus 2026

Terpopuler

  • Pemkot Kendari Ajak Asosiasi Pengembang Perumahan Lengkapi PSU

    Definisi Gratifikasi Dan Dasar Hukumnya

    8651 shares
    Share 3460 Tweet 2163
  • Serentak, Dinkes Kota Kendari Bakal Gelar Vaksinasi Covid-19 Dosis ke Dua

    4558 shares
    Share 1823 Tweet 1140
  • Pengumuman : Seleksi Pengadaan CPNS lingkup Pemerintah Kota Kendari tahun 2024

    3860 shares
    Share 1544 Tweet 965
  • Wali Kota Kendari Lantik Ratusan Pejabat, Camat Lurah dan Kepala Sekolah

    3386 shares
    Share 1354 Tweet 847
  • Sah! Ini 35 Anggota DPRD Kota Kendari Periode 2019-2024

    3143 shares
    Share 1257 Tweet 786




Kendarikota.go.id

Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Kendari © 2021

Navigate Site

  • About
  • Privacy & Policy
  • Contact Us

Follow Us

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Berita
  • Pemerintahan
  • Penghargaan
  • Smart City
  • Event
  • Foto
  • Video

Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Kendari © 2021