Kendarikota.go.id – Wali Kota Kendari H. Sulkarnain Kadir, mendapat kehormatan bisa hadir dalam acara Green City Forum ke-3 yang berlangsung di Penang Malaysia Senin (13/1/2020).
Acara yang diselenggarakan oleh Asian Development Bank (ADB) ini mengundang setidaknya perwakilan dari 9 negara.
Indonesia sendiri diwakili oleh Wali Kota Banda Aceh, Wali Kota Batam, Wali Kota Kendari, Wali Kota Medan, Wali Kota Pontianak serta Wali Kota Tomohon.

Forum Internasional ini juga membahas sebuah tema yang sangat aktual dan futuris yakni, tentang masa depan dunia bagaimana menjaga kelestarian dunia dengan fokus mewujudkan green City.
“Salah satu tema yang paling mengemuka dalam forum ini adalah tentang penanganan sampah,” tutur Wali Kota Kendari Sulkarnain, melalui WhatsAppnya.
Kata dia, penanganan sampah di berbagai kota dan daerah harus mendapat perhatian. Diprediksi sampah akan menjadi masalah serius jika tidak ditangani secara komprehensif.

Banyak gagasan dan terobosan yang sudah dilakukan berbagai pihak, tidak hanya pemerintah, tetapi juga berbagai lembaga seperti NGO, khususnya stakeholder pemerhati lingkungan. Beberapa di antaranya sangat menarik yakni, konsep penanganan yang mendorong partisipasi publik.
“ Hal ini kami pandang menarik karena kompatibel degan kondisi Kota Kendari dan relatif tidak membutuhkan biaya yang besar dalam penerapannya, konsep ini merupakan breakdown dari konsep 3R yg sudah lama kita kenal ( Reuse, Reduce, Recycle),” lanjutnya.
Konsep ini telah diterapkan di beberapa daerah khususnya Kinabalu Malaysia sebagai kota percontohan ADB dengan Visi Green City & Smart City. Konsep ini juga mempertimbangkan kondisi lokal. Mereka mencoba menerjemahkan konsep tersebut dengan pendekatan
- Pengurangan Sampah
- Pemilahan Sampah dan
- Pemanfaatan Sampah tentu dengan berbagai pendekatan teknisnya.
“ InsyaAllah konsep ini akan kami adaptasi di Kota Kendari dengan beberapa penyesuaian untuk kondisi Kota Kendari,” tutupnya.









