Kendari, kendarikota.go.id – Pemerintah Kota Kendari melalui Asisten II Sekretariat Daerah Kota Kendari, Nismawati, menghadiri pelaksanaan Wisuda ke-4 Universitas Nahdlatul Ulama Sulawesi Tenggara (UNUSRA) yang digelar pada Senin (8/12/2025) di Hotel Sahid Azizah Syariah Kendari.
Kegiatan tersebut diikuti sebanyak 162 wisudawan yang berasal dari delapan program studi. Suasana penuh haru dan kebanggaan tampak terlihat dalam prosesi tersebut sebagai bentuk pencapaian akademik mahasiswa.
Ketua Senat Universitas Nahdlatul Ulama Sulawesi Tenggara, Dr. Mahdar, S.IP., M.AP., M.I.Kom., dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada para wisudawan yang berhasil menuntaskan masa pendidikan di jenjang sarjana.
Ia menegaskan bahwa proses wisuda bukanlah akhir dari perjalanan, melainkan awal memasuki dunia baru yang penuh tantangan.
“Semoga ilmu yang diperoleh dapat menjadi berkah dan bermanfaat bagi masyarakat dan pembangunan daerah,” katanya.
Lebih lanjut, Dr. Mahdar berharap para lulusan mampu menerapkan kemampuan akademik, etika, soft skill, serta kecerdasan emosional dalam menapaki dunia kerja maupun melanjutkan studi. Ia mengingatkan bahwa kemampuan beradaptasi dan kompetensi non-akademik kini menjadi bagian penting dalam memenangkan kompetisi di era global.

Sementara itu, Rektor UNUSRA Sulawesi Tenggara, Nasruddin Suyuti, menyampaikan bahwa jumlah wisudawan tahun ini menurun dibanding pelaksanaan sebelumnya akibat dampak pandemi COVID-19 pada angkatan 2021.
Dari total 162 lulusan, masing-masing berasal dari Program Studi Ilmu Komunikasi (24 orang), Teknik Informatika (44), Teknik Arsitektur (28), Teknik Sipil (22), Pendidikan Jasmani Kesehatan dan Rekreasi (10), Akuntansi (18), Biologi (3), dan Ilmu Hukum (13 orang).
Nasruddin juga mengungkapkan bahwa UNUSRA terus berkembang pesat, baik dari jumlah mahasiswa maupun peningkatan kualitas sumber daya manusia. Saat ini terdapat 2.489 mahasiswa aktif serta 74 dosen, di mana 27 di antaranya sudah tersertifikasi dan empat dosen telah menyelesaikan program doktor.
“Sebanyak sembilan dosen juga sedang melanjutkan studi doktoral, dan peningkatan sarana prasarana terus dilakukan,” ujarnya.
Pada kesempatan yang sama, Kepala LLDIKTI Wilayah IX, Dr. Andi Luqman, MST., menyampaikan apresiasi atas capaian kampus dalam melaksanakan tridharma perguruan tinggi. Ia menekankan perlunya kampus beradaptasi dengan perubahan zaman, terutama dalam era transformasi pendidikan.
“Pengelolaan pendidikan tidak boleh lagi biasa-biasa saja, tetapi harus luar biasa dengan pendekatan yang inovatif dan responsif,” tegasnya.
Sebagai penutup prosesi, perwakilan wisudawan terbaik, Alvina Amelia dari Program Studi Teknik Arsitektur, menyampaikan rasa bangga dan haru atas pencapaian yang diraih. Ia mendedikasikan kelulusan ini untuk kedua orang tuanya serta mengajak seluruh wisudawan untuk terus berkarya dan memberi manfaat bagi masyarakat.
“Jika bukan sekarang, kapan lagi? Mari menjadi bagian dari perubahan positif untuk bangsa,” tutupnya.








